Makna Warna Merah dalam Imlek

  • 17 Feb 2026 08:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Imlek atau Tahun Baru Cina merupakan salah satu perayaan terpenting dalam budaya Tionghoa. Setiap tahun, ketika Imlek tiba, kita akan melihat dominasi warna merah di mana-mana mulai dari lampion, amplop angpao, hiasan rumah, hingga pakaian yang dikenakan, warna merah seakan menjadi simbol utama dalam perayaan imlek.

Merangkum dari laman instiki dalam budaya Tionghoa, warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Warna ini dianggap membawa energi positif dan mampu mengusir hal-hal buruk.

Selama Imlek, orang-orang menghiasi rumah mereka dengan warna merah untuk menarik keberuntungan dan memulai tahun baru dengan penuh harapan baik. Amplop merah (angpao) yang berisi uang juga diberikan sebagai bentuk doa agar penerimanya diberkati rezeki dan kebahagiaan.

Legenda Tionghoa kuno menceritakan tentang makhluk mitos bernama Nian yang muncul setiap tahun untuk mengganggu manusia. Konon, Nian takut pada warna merah dan suara bising.

Oleh karena itu, orang-orang mulai menggunakan lentera merah, kertas merah, dan kembang api untuk menakuti Nian. Tradisi ini terus dilestarikan hingga kini, membuat warna merah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek.

Merah juga melambangkan kekuatan, semangat, dan kehidupan. Dalam filosofi Tionghoa, merah adalah warna api, yang merupakan salah satu dari lima elemen penting (air, api, kayu, logam, dan tanah).

Api dianggap sebagai sumber energi dan transformasi, sehingga warna merah sering dikaitkan dengan semangat baru dan harapan untuk perubahan yang lebih baik di tahun yang akan datang. Penggunaan warna merah selama Imlek juga merupakan bentuk pelestarian budaya dan tradisi.

Selama ribuan tahun, warna merah telah menjadi bagian integral dari perayaan ini, dan generasi demi generasi terus mempertahankannya. Hal ini tidak hanya memperkuat identitas budaya Tionghoa tetapi juga menjadi cara untuk menghormati leluhur dan warisan nenek moyang

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....