Menjelang Ramadhan Warga Bengkulu Laksanakan Tradisi Nyekar
- 16 Feb 2026 13:11 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi nyekar atau ziarah kubur mulai dilakukan oleh masyarakat Kota Bengkulu sebagai bentuk penghormatan bagi keluarga yang telah meninggal. Kegiatan ini biasanya dilakukan beberapa hari sebelum memasuki bulan Ramadhan, dengan membersihkan makam, menaburkan bunga berdoa bersama.
Bagi masyakarat Kota Bengkulu, nyekar bukan hanya suatu tradisi turun-temurun, tetapi juga sebagai upaya membersihkan hati dan rasa bersyukur masih tetap hidup, apalagi dapat ikut menyambut bulan suci ramadhan. Aisyah, salah seorang warga yang sedang mengunjungi makam mengatakan bahwa, tradisi nyekar dilakukan menjelang puasa, suasana haru dan tenang terasa meliputi keluarga ketika sedang berkumpul untuk mendoakan seseorang yang telah meninggal.
"Sudah hampir setiap tahun dilakukan tradisi ini dilakukan disetiap menjelang puasa, ini juga bertujuan untuk mengingat orang yang telah meninggal. Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau mendoakan dan membersihkan makam" Ujarnya Senin, 16 Febuari 2026.
Salah seorang warga lainya, Iwan juga mengatakan bahwa, tradisi seperti ini harus terus di lestarikan dikarenakan berkunjung ke makam dan mendoakan orang yang telah meninggal juga termasuk ibadah. Tradisi ini juga berguna untuk memperkuat tali silaturahmi, dikarenakan keluarga dapat berkumpul untuk bekerja sama membersihkan makam.
"Tradisi seperti ini bukan hanya untuk ziarah, tetapi juga untuk memperkuat tali silaturahmi antar keluarga. Keluarga yang jauh dapat berkumpul untuk kembali mengingat dan mengenang orang yang telah tiada" ujarnya.
Tradisi nyekar ini diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari kebiasaan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain mempererat hubungan keluarga, kegiatan ini juga menjadi pengingat untuk meningkatkan ibadah dan saling mendoakan sesama. Reyhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....