Pemkot Bengkulu Mulai Uji Coba Parkir Digital

  • 15 Feb 2026 06:44 WIB
  •  Bengkulu

‎‎RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu resmi memulai langkah besar dalam digitalisasi layanan publik dengan menerapkan sistem pembayaran parkir non-tunai berbasis QRIS. Kawasan Belungguk Point di Bengkulu ditetapkan sebagai lokasi percontohan penerapan parkir digital tersebut.

‎Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan migrasi dari sistem pembayaran tunai ke non-tunai merupakan sebuah keharusan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Meski diakui membutuhkan proses adaptasi di masyarakat, langkah ini dinilai penting agar Kota Bengkulu tidak tertinggal dalam arus transformasi digital.

‎“Kita harus melakukan migrasi dari tunai ke non-tunai. Memang mengubah budaya itu butuh proses, tapi kalau tidak dimulai sekarang, Bengkulu akan tertinggal,” ujar Dedy.

‎Ia menjelaskan, saat ini sosialisasi dan uji coba lapangan telah mulai dilakukan, lokasi uji coba yakni kawasan Belungguk Point. Pemerintah menargetkan sistem parkir digital tersebut dapat berjalan efektif sehingga masyarakat bisa langsung merasakan kemudahan transaksi non-tunai.

‎Dengan penerapan QRIS, masyarakat yang berkunjung ke kawasan Belungguk Point tidak perlu lagi menyiapkan uang tunai. Para juru parkir akan dibekali kode QR yang dapat langsung dipindai oleh pengendara menggunakan ponsel masing-masing, sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat dan transparan.

‎Selain mengikuti tren digitalisasi global, penggunaan QRIS juga diyakini mampu mengatasi persoalan uang kembalian yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Selama ini, pembayaran parkir yang nominalnya kecil sering terkendala ketiadaan uang receh, sehingga memicu ketidakpuasan masyarakat.

‎“Selama ini sering terjadi, parkir motor Rp2.000 tapi karena tidak ada uang receh, warga membayar Rp5.000 dan tidak dikembalikan. Dengan QRIS, nominal yang dibayar pas. Begitu juga untuk mobil, jadi kebocoran PAD tidak ada lagi dan ini sangat menguntungkan daerah,” tegasnya.

‎Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap sistem parkir digital tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih akuntabel dan transparan. Jika berjalan sukses, skema serupa akan diperluas ke titik-titik parkir lainnya di Kota Bengkulu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....