Hilal Minus Nol Derajat, Ramadan Bengkulu Tunggu Sidang Isbat
- 14 Feb 2026 15:44 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Awal pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah di Provinsi Bengkulu diperkirakan masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat. Hal ini disebabkan posisi hilal di wilayah Bengkulu yang belum memenuhi kriteria visibilitas berdasarkan data astronomi.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Pahrizal, menjelaskan posisi hilal di Bengkulu masih berada di bawah ufuk. Berdasarkan data BMKG, ketinggian hilal tercatat minus 0 derajat 58 menit 26,4 detik.
Dengan posisi tersebut, secara astronomi peluang hilal dapat terlihat dari wilayah Bengkulu dinilai sangat kecil. Kondisi ini membuat pemantauan hilal di daerah Bengkulu belum memungkinkan untuk menjadi dasar penetapan awal Ramadan.
Pahrizal menambahkan, secara umum kriteria imkanur rukyat mensyaratkan ketinggian hilal minimal berada di atas 3 derajat agar dapat diamati. Sementara posisi hilal Bengkulu yang masih berada di bawah nol derajat menunjukkan wilayah ini berada dalam kondisi kritis untuk penentuan awal bulan Hijriah.
Meski demikian, kondisi astronomi di Bengkulu tidak serta-merta menjadi penentu awal Ramadan secara nasional. Penetapan awal puasa tetap mengacu pada mekanisme nasional yang mempertimbangkan hasil rukyat dan hisab dari seluruh wilayah Indonesia.
Secara nasional, terdapat 96 titik pengamatan hilal yang tersebar di berbagai daerah. Hal ini membuka kemungkinan hilal dapat terlihat di wilayah lain yang telah memenuhi kriteria, sehingga awal puasa tetap bergantung pada hasil pembahasan nasional.
Masyarakat Bengkulu pun diimbau untuk tidak berspekulasi terkait penetapan tanggal awal Ramadan. Keputusan resmi apakah puasa dimulai pada 18 atau 19 Februari 2026 sepenuhnya akan diumumkan pemerintah pusat melalui sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....