Gerhana Matahari Hibrida Terlihat Sebagian di Bengkulu Pukul 10 Pagi

  • 19 Apr 2023 20:42 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Gerhana Matahari hibrida akan terjadi Kamis, 20 April 2023. Gerhana Matahari hibrida 2023 di Indonesia ini dapat diamati secara total dan sebagian. Ada wilayah yang akan alami gerhana total dan ada yang akan alami gerhana Matahari sebagian pada 20 April 2023.

Berdasarkan keterangan Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepahiang-Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, gerhana Matahari hibrida adalah peristiwa gerhana Matahari total dan gerhana Matahari cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena gerhana. Gerhana Matahari hibrida termasuk fenomena cukup langka.

"Di Bengkulu, fenomena gerhana Matahari hibrida tahun ini akan terjadi berupa gerhana Matahari sebagian, sementara gerhana Matahari cincin tidak dapat diamati," kata Sabar.

Lanjut Sabar, wilayah Provinsi Bengkulu akan dilalui gerhana matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0.384 di Kabupaten Kaur hingga 0.283 di Kabupaten Mukomuko.

BMKG memperkirakan secara umum gerhana matahari di Bengkulu akan dimulai pada pukul 09.33 WIB hingga puncak gerhana pada pukul 10.41 WIB dan berakhir pada pukul 11.54 WIB dengan arti kata durasi rata-rata selama 2 jam 14 menit.

"Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan, tidak dianjurkan untuk melihat langsung dengan mata telanjang. Harus menggunakan alat bantu seperti kacamata," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, M Abdu mengatakan fenomena alam gerhana hibrid ini tidak mempengaruhi proses pemantauan hilal yang akan dilakukan pada penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah.

"Dari jadwal yang kita susul belum ada untuk hibrid itu, jadi kita hanya memantau hilal. Karena tugas kita di hilal itu. Kalau di hibrid itu belum ada persiapan kita. Tetapi di tanggal 20 itu nanti, teman-teman dari Bmkg dari Kepahiang kita undang. Pokok tugas kita ke hilal dulu," kata Abdu.

Menurutnya, fenomena ini dilihat dari segi agama merupakan kebesaran Allah, sehingga masyarakat diminta untuk melaksanakan ibadah sunah seperti shalat gerhana dan berdoa akan kebesaran Tuhan.

"Alam ini ada yang mengatur. Bahwa kalau umat islam ketika melihat kebesaran Allah seperti itu, kita ucapkan subhanallah itu kebesaran Allah yang luar biasa. sepertinya semua fenomena alam itu pasti ada rahasia dibalik itu," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....