Pemkab Kaur Gelar Layanan Sosial Dan Kesehatan Gratis

  • 10 Feb 2026 17:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu -Pemkab Kaur melalui Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kaur, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar Kegiatan Layanan Sosial dan Kesehatan Gratis di SMP Negeri 35 Berasrama Kaur, Desa Gedung Sako,Kecamatan Kaur Selatan. Kegiatan tersebut menyasar 214 siswa sebagai penerima manfaat utama.

Kepala SMP Negeri 35 Berasrama Kaur Milian Firdaus mengatakan dalam kegiatan ini para siswa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi medis. Selain pelayanan kesehatan, para siswa juga menerima susu sebagai tambahan asupan gizi.

" Ya betul siswa kami mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan layanan sosial dari Baznas dan Dinkes. Ada 214 yang menjasi sasaran dalam kegiatan ini," katanya

Milian Firdaus sangat mengapresiasi  atas perhatian yang diberikan Pemerintah Daerah melalui Baznas dan Dinas Kesehatan ini. Menurutnya kegiatan layanan kesehatan dan sosial seperti ini sangat membantu, karena tidak semua orang tua mampu secara rutin membawa anaknya ke fasilitas kesehatan.

Terlebih  SMP Negeri 35 Berasrama Kaur merupakan sekolah negeri yang seluruh siswanya berasal dari keluarga kurang mampu.  Serta berlatar belakang orang tua yang bermukim di wilayah perkebunan dan memiliki penghasilan rendah.

"Tentu kami dari pihak sekolah sangat senang dengan adanya layanan kesehatan dan sosial yang datang langsung ke sekolah. Karena sangat membantu, mengiat tidak semua orang tua mampu membawa anaknya untuk memeriksakan kesehatan secara rutin," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati  Kabupaten Kaur Abdul Hamid, mengapresiasi sinergi antara Baznas dan Dinas Kesehatan yang telah menghadirkan pelayanan publik secara langsung di lingkungan sekolah. Melalui pelayana  kesehatan dan gizi  sejak dini, diharapakan  anak-anak di Kabupaten Kaur  lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.

"Kita memang harus hadir langsung, terutama di sekolah-sekolah dan wilayah yang membutuhkan perhatian lebih. Hal ini karena anak-anak ini adalah investasi masa depan daerah," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....