Pentingnya Keberadaan Hidran untuk Tangani Kebakaran
- 10 Feb 2026 08:53 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu- Hidran merupakan titik sambungan di mana petugas pemadam kebakaran dapat memanfaatkan persediaan air yang ada untuk memadamkan kebakaran, namun sayangnya keberadaan hidran di Kota Bengkulu dinilai kurang maksimal dan banyak masyarakat yang tidak mengetahui lokasi hidran kebakaran. Padahal hidran kebakaran merupakan alat yang sangat penting sebagai penanganan bencana kebakaran, terutama di wilayah padat penduduk yang memiliki resiko kebakaran yang tinggi.
Komandan regu 1 Damkar Kota Bengkulu, Yogi mengatakan bahwa hidran sudah ada di beberapa titik di Kota Bengkulu tetapi, ada yang berfungsi dan ada yang tidak. Hal seperti ini bisa terjadi karena beberapa factor seperti kurangnya perawatan hidran, kondisi hidran yang seperti itu jika dibiarkan sangat mengkhawatirkan menghambat penangan jika ada lokasi yang kebakaran.
“Hidran tu sudah ada di beberapa wilayah, biasanya di dekat jalan atau di dekat gedung-gedung, lebih tepatnya area keramaian atau padat penduduk. Tetapi ada beberapa hidran kebakaran yang berfungsi seperti biasanya bahkan masih menyimpan air, ada juga yang tidak berfungsi lagi,” ujarnya.
Hidran memiliki peran penting dalam penanganan kebakaran tahap awal, terutama wilayah keramaian atau padat penduduk yang memiliki risiko tinggi terkena bencana kebakaran. Sosialisasi hidran juga diperlukan agar masyarakat tau bahwasanya hidran merupakan sesuatu yang sangat penting, dengan begitu masyarakat akan lebih peduli dan peka dengan keberadaan hidran yang dapat membantu menangani kebakaran.
Yogi menegaskan bahwa kebakaran juga bukan urusan yang dapat diselesaikan begitu saja, kebakaran merupakan bencana yang sangat susah di atasi jika tidak ditangani dengan tepat. Walaupun sudah ada sekitar 14 unit mobil pemadam kebakaran yang ada di Kota Bengkulu, hidran harusnya menjadi langkah awal untuk kita mencegah kebakaran yang lebih besar.
“kami akan terus berusaha apabila terjadi kebakaran, layanan pengaduan kami juga bukak selama 24 jam, cukup hubungi 112. Berapa posko-posko pemadam kebakaran juga akan berusaha menjangkau wilayah padat penduduk yang tentunya memiliki resiko terjadi kebakaran,” tegasnya.
Disisi lain, sejumlah warga juga mengaku belum banyak mengentahui secara pasti lokasi hidran yang ada di sekitar tempat tinggal mereka, Zandri, warga Sawah Lebar Kota Bengkulu, mengatakan selama ini belum menyadari maupun memperhatikan keberadaan hidran di lingkungannya. Kurangnya informasi bahkan sosialisasi mengenai hidran menyebabkan ketidaktauan masyarakat terhadap hidran tersebut.
“Saya juga kurang tahu di mana letak hidran di daerah sini, kalaupun memang ada harusnya di kasih penanda agar masyarakat tau. Perlu juga adanya sosialisasi kepada masyarakat, supaya saat terjadi kebakaran hidran dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,” Ujar Zandri. (Ryhn).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....