Ketua AMJ: Pers Harus Adaptif dan Kendalikan AI

  • 09 Feb 2026 19:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) Bengkulu, Wibowo Susilo, menegaskan bahwa insan pers harus bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.  Termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), agar tetap profesional dan relevan di era digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Wibowo dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Menurutnya, wartawan dan perusahaan media tidak boleh bersikap anti terhadap teknologi, melainkan harus mampu menguasai serta mengendalikan perkembangannya untuk kepentingan jurnalistik.

“Pers hari ini harus lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi, termasuk pemanfaatan AI agar menunjang profesionalisme kerja. Wartawan atau media tidak boleh anti teknologi, tetapi harus adaptif dan mampu mengendalikan perkembangannya,” ujar Wibowo, Senin, 9 Februari 2026.

Ia menilai pemanfaatan teknologi, termasuk AI, harus tetap berpijak pada etika jurnalistik dan prinsip verifikasi. Tanpa kontrol yang kuat, kemajuan teknologi justru berpotensi melahirkan disinformasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap media.

Wibowo juga menyoroti pernyataan Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, yang mengingatkan agar pers tidak kalah oleh algoritma. Dalam Konvensi Nasional Media Massa HPN 2026 di Banten, Komaruddin menekankan bahwa pers memiliki peran strategis sebagai penyaring informasi di tengah banjir data yang kerap beracun.

Selain itu, Wibowo mendukung sikap tegas Dewan Pers terkait penggunaan konten jurnalistik oleh platform AI tanpa kompensasi yang adil. Menurutnya, karya jurnalistik merupakan hasil kerja profesional yang memiliki nilai ekonomi dan tidak boleh dieksploitasi tanpa mekanisme penghargaan yang jelas.

“AI boleh berkembang, tetapi tidak dengan mengorbankan hak dan keberlangsungan industri media. Karya jurnalistik harus dihargai dan dilindungi,” tegasnya.

Ia berharap momentum HPN 2026 menjadi titik tolak bagi insan pers untuk memperkuat kapasitas digital, menjaga independensi. Serta tetap menempatkan kepentingan publik sebagai orientasi utama di tengah transformasi teknologi yang semakin cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....