Pengurangan Jam Belajar Hingga MBG Sekolah Selama Ramadan
- 09 Feb 2026 18:21 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu mengeluarkan surat pemberitahuan terkait penyesuaian kegiatan belajar mengajar selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk penyesuaian aktivitas pendidikan agar tetap berjalan efektif tanpa mengabaikan kondisi fisik dan spiritual peserta didik.
Selama bulan Ramadan, jam belajar di sekolah dikurangi sebanyak 10 menit untuk setiap mata pelajaran yang diajarkan. Pengaturan teknis pengurangan waktu tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah.
Selain penyesuaian jam belajar, sekolah juga diminta untuk mengisi kegiatan Ramadan dengan berbagai program keagamaan yang bersifat edukatif. Kegiatan tersebut meliputi pesantren kilat, pengajian, salat tarawih, serta pengisian buku kegiatan Ramadan yang akan dibagikan kepada para siswa.
Program-program keagamaan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa sekaligus meningkatkan pemahaman nilai-nilai spiritual selama bulan puasa. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada penguatan moral dan keagamaan.
| Baca juga: Bunda PAUD Kota Bengkulu Pantau MPLS |
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan selain pengurangan jam belajar, program Makan Bergizi Gratis atau MBG tetap berjalan selama Ramadan. Namun, menu yang diberikan disesuaikan menjadi makanan kering untuk berbuka puasa, seperti kurma dan buah-buahan yang dapat disimpan hingga waktu berbuka.
Penyesuaian menu ini dilakukan agar program MBG tetap memberikan manfaat bagi siswa tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. Pemerintah memastikan kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meskipun dalam suasana Ramadan.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga menetapkan libur awal Ramadan selama empat hari, yaitu pada tanggal 18, 19, 20, dan 21. Kebijakan ini diberlakukan untuk memberikan kesempatan kepada siswa dan tenaga pendidik agar dapat menyesuaikan diri dengan ritme aktivitas di awal bulan puasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....