Gilang, Merantau dari Sumsel Jadi Marbot Masjid
- 09 Feb 2026 09:04 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Marbot merupakan peran yang penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di masjid. Mulai dari membuka pintu masjid, membersihkan area tempat salat, hingga memastikan perlengkapan masjid tersedia setiap hari tanpa mengenal waktu.
Gilang, seorang perantau asal Sumatera Selatan, menjalani pekerjaan sebagai marbot di Masjid Al-Musyawarah yang terletak di Jalan Simpang Sepakat selama lebih dari dua tahun demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai kepala keluarga, Gilang berjuang mencari nafkah dari pekerjaan marbot ini. Di balik pekerjaan yang terlihat sederhana tersebut, tersimpan perjuangan hidup yang jarang diketahui banyak orang.
“Jadi marbot itu pekerjaan yang mulia jika dijalani dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Saya juga harus membersihkan masjid dan menjaganya dari pagi, bahkan terkadang harus menggantikan posisi imam jika berhalangan hadir,” ujarnya, Jumat, 9 Februari 2026.
Setiap hari, Gilang datang sejak pagi untuk menyapu, mengepel, merapikan sejadah, serta mengecek ketersediaan air wudu. Dari pekerjaan mulia tersebut, ia menerima gaji sekitar Rp1.000.000 per bulan. Dengan jumlah tersebut, ia harus menyesuaikan pengeluaran agar dapat bertahan, karena tidak memiliki pekerjaan lain.
“Intinya, menjadi seorang marbot itu adalah untuk menyejahterakan umat. Walaupun gajinya tidak besar, saya tetap bersyukur karena ini pekerjaan yang baik,” ujarnya.
Meski sering merasa lelah dan rindu keluarga karena hidup sendiri di perantauan, Gilang tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Baginya, rezeki sudah ada yang mengatur, dan jika dijalani dengan ikhlas, setiap pekerjaan akan bernilai pahala. (Reyhan).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....