Retreat Merah Putih Cegah Bullying Pelajar
- 07 Feb 2026 13:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus perundungan atau bullying yang terjadi di salah satu SMA Negeri di Kota Bengkulu. Ia menegaskan peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.
Gubernur meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperketat pengawasan di lingkungan sekolah. Selain itu, pembinaan karakter pelajar perlu ditingkatkan melalui proses pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta pendekatan langsung kepada siswa.
Menurut Helmi Hasan, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan nilai moral. Oleh karena itu, seluruh unsur pendidikan diharapkan lebih peka terhadap perilaku dan interaksi antarpelajar.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan segera memulai program Retreat Merah Putih bagi para pelajar. Program ini dirancang untuk memperkuat keimanan, menanamkan kedisiplinan, serta membangun sikap saling menghargai di kalangan siswa.
| Baca juga: Harga Bawang Putih di Arga Makmur Naik |
Melalui kegiatan retreat tersebut, para pelajar akan mendapatkan pembinaan mental dan spiritual secara intensif. Program ini juga akan dilengkapi dengan pendidikan karakter yang melibatkan tenaga pendidik, tokoh agama, serta pembina kepemudaan.
Gubernur berharap program Retreat Merah Putih dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan kasus perundungan di sekolah. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan positif bagi seluruh pelajar.
Selain peran sekolah dan pemerintah, Helmi Hasan juga mengajak orang tua untuk lebih aktif mengawasi perkembangan perilaku anak-anak. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dinilai penting agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....