Warga Pondok Kelapa Tolak Abrasi Pantai

  • 01 Feb 2026 14:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Warga Desa Pondok Kelapa menggelar aksi bentang spanduk bertajuk Pulihkan Pondok Kelapa, Bengkulu Menolak Tenggelam. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian warga terhadap abrasi pantai yang terus menggerus wilayah pemukiman dan lahan pertanian.

Aksi tersebut melibatkan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Komunitas Perempuan Sungai Lemau, serta warga desa yang terdampak langsung abrasi. Kegiatan diawali dengan penanaman sebagai langkah mitigasi sederhana sebelum dilanjutkan dengan aksi bentang spanduk di kawasan pesisir.

Abrasi di Desa Pondok Kelapa telah berlangsung selama lebih dari satu dekade dan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Hingga kini, penanganan yang dilakukan dinilai belum maksimal sehingga abrasi terus meluas.

Pemerintah desa sebelumnya telah menyampaikan permasalahan abrasi ini kepada berbagai pihak terkait. Namun hingga saat ini, belum ada solusi permanen yang mampu menghentikan laju pengikisan pantai.

Salah satu warga, Erna, menceritakan sejumlah kebun milik warga termasuk kebun orang tuanya telah hilang dan berubah menjadi laut. Bahkan beberapa rumah warga ikut terdampak, dengan bagian dapur yang telah habis tergerus gelombang.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir akan keselamatan tempat tinggal dan sumber penghidupan mereka. Abrasi juga dinilai mengancam keberlangsungan desa jika tidak segera ditangani secara serius.

Melalui aksi ini, warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dan berkelanjutan untuk mengatasi abrasi. Mereka meminta adanya penanganan menyeluruh agar Desa Pondok Kelapa tidak semakin tergerus dan ditinggalkan warganya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....