Empat Warga Bengkulu Dipulangkan dari Perusahaan Scam Kamboja
- 31 Jan 2026 18:21 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Empat warga Kota Bengkulu yang sempat kabur dari perusahaan penipuan daring di Kamboja dipastikan akan dipulangkan ke Indonesia secara bertahap. Pemulangan dilakukan setelah pemerintah melalui KBRI Phnom Penh melakukan proses verifikasi terhadap para WNI tersebut.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi H Amro, menyampaikan pemerintah telah memulai pemulangan ribuan WNI dari Kamboja, termasuk empat warga asal Bengkulu. Ia menegaskan negara wajib hadir melindungi seluruh warga negara tanpa terkecuali.
"Mereka kan sudah dipulangkan lah, walaupun disana mereka kerja nya tanda kutip (scammer, red) tetapi mereka adalah warga negara Indonesia,” ungkap Fauzi saat kunjungan kerja di Bengkulu, Jumat, 31 Januari 2026.
Menurut Fauzi, meskipun para WNI tersebut sempat bekerja di perusahaan scammer, mereka tetap harus diselamatkan. Pemerintah berharap setelah kembali ke Tanah Air, para WNI tersebut tidak kembali lagi ke Kamboja.
Berdasarkan data KBRI Phnom Penh, hingga 24 Januari 2026 tercatat 2.277 WNI di Kamboja telah melapor dan meminta bantuan kepulangan ke Indonesia. Para WNI tersebut terdampak operasi besar-besaran Pemerintah Kamboja terhadap pusat penipuan daring.
Fauzi juga mengimbau agar para WNI yang telah dipulangkan dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di Indonesia. Ia menekankan perlunya pengawasan dan pendampingan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....