Densus 88 Waspadai Radikalisme Lewat Game
- 27 Jan 2026 13:32 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Densus 88 Antiteror Polri terus menggencarkan sosialisasi pencegahan paham radikalisme di lingkungan pendidikan. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa pagi di Ruang Sidang 1 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.
Dalam sosialisasi itu, Katib Idensos Densus 88 Albert Sunaryo menyampaikan bahwa paparan game kekerasan berpotensi memengaruhi pola pikir anak. Game yang menampilkan penggunaan senjata dan simulasi tindakan kekerasan dinilai dapat menjadi pintu masuk pemahaman radikalisme.
Albert menjelaskan, di era digital saat ini kelompok radikal memanfaatkan akses digital tanpa batas untuk melakukan perekrutan. Media yang digunakan salah satunya melalui game online yang dijadikan sarana mengumpulkan dan memengaruhi pemain.
Menurutnya, kondisi tersebut akan sangat berbahaya apabila anak-anak tidak mendapatkan pengawasan yang memadai. Pengawasan diperlukan baik saat mengakses game online maupun ketika bergabung dalam grup media sosial.
Albert juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, guru, dan lingkungan sekitar dalam membentuk cara anak menerima informasi. Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap pemahaman anak terhadap konten yang mereka konsumsi.
Ia menegaskan, sinergi semua pihak diperlukan agar anak tidak terpapar pemahaman yang keliru. Dengan pengawasan dan edukasi yang baik, diharapkan tidak muncul lagi kasus radikalisme yang melibatkan anak-anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....