Dr Savri Yansah Perkuat Tradisi Keilmuan NU RL
- 27 Jan 2026 12:32 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Rejang Lebong : Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Rejang Lebong. Dr. Savri Yansah, M.Ag, pengurus MWC NU Kecamatan Curup Utara, resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya pada Program Pascasarjana S3 Studi Islam.
Disertasi yang diangkat berjudul “Pemikiran Tasawuf Harun Nasution dan Relevansinya terhadap Masyarakat Kontemporer di Indonesia”. Kajian tersebut menyoroti integrasi antara nilai spiritualitas, rasionalitas, dan tantangan kehidupan modern dalam konteks masyarakat Indonesia.
Capaian akademik ini mendapat apresiasi dari Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong yang berada di wilayah kepengurusan MWC NU Curup Utara. Keberhasilan tersebut dinilai tidak hanya sebagai prestasi pribadi, tetapi juga sebagai capaian kolektif keluarga besar Nahdliyin dalam memperkuat tradisi keilmuan di lingkungan NU.
Kepala MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E.Gr, menyampaikan bahwa promosi doktor ini menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan madrasah. Menurutnya, kajian tasawuf yang dipahami secara rasional dan kontekstual sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
“Pemahaman tasawuf yang moderat mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, toleran, dan berkepribadian kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan dunia pendidikan membutuhkan keseimbangan antara penguatan intelektual dan pendalaman spiritual. Nilai-nilai tasawuf, lanjutnya, dapat menjadi fondasi dalam menanamkan sikap kedewasaan berpikir dan tanggung jawab sosial di kalangan peserta didik.
“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan visi pendidikan Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah yang kami kembangkan di MA Darul Ma’arif NU,” tambahnya.
Dedi Priyanto berharap pemikiran yang dihasilkan dari disertasi tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kurikulum, budaya akademik, serta pembinaan karakter di madrasah. Promosi doktor Dr. Savri Yansah diharapkan mampu memperkuat sinergi antara ulama, akademisi, dan lembaga pendidikan NU, sekaligus meneguhkan peran madrasah sebagai pusat pembentukan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....