Jumlah CPMI Menurun, Perekonomian Membaik

  • 23 Jan 2026 20:26 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Pada tahun 2025 Jumlah Calon Pekerja Migran Indonesia atau CPMI asal Kabupaten Bengkulu Utara alami penurunan. Penurunan jumlah CPMI tersebut dinilai terjadi cukup signifikan.

Kepala Bidang Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Bengkulu Utara, Marni Hartati mengatakan berdasarkan data jumlah CPMI yang mendaftar menurun dari 240 orang pada tahun 2024 menjadi 190 orang pada tahun 2025. Kondisi ini dinilai mencerminkan adanya perbaikan pada sektor ketenagakerjaan dan perekonomian daerah.

"Kalau kita bandingkan dengan tahun 2024, jumlah CPMI pada tahun 2025 alami penurunan yang cukup signifikan. Ini menjadi salah satu indikator membaiknya kondisi perekonomian daerah," ungkapnya.

Menurunnya minat masyarakat Bengkulu Utara untuk bekerja ke luar negeri tersebut dipandang sebagai sinyal positif. Seiring dengan semakin terbukanya peluang kerja di dalam negeri serta pertumbuhan ekonomi lokal yang mulai dirasakan masyarakat.

“Menurunnya jumlah CPMI ini menandakan bahwa peluang kerja di dalam negeri mulai meningkat. Selain itu juga menandakan bahwa masyarakat khususnya yang sudah pernah menjadi PMI sudah sejahtera sehingga tidak perlu kembali lagi ke luar negeri," jelasnya.

Disnakertrans berharap pemerintah daerah dapat terus mendorong penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta penguatan sektor usaha lokal. Dengan demikian, masyarakat Bengkulu Utara diharapkan memiliki pilihan kerja yang lebih luas dan mampu meningkatkan kesejahteraan di daerah sendiri tanpa harus menjadi pekerja migran.

"Tentunya kita berharap pemerintah daerah bisa terus menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Sehingga kedepan masyarakat memiliki pilihan kerja yang lebih luas," harapnya.

Untuk diketahui 190 warga Bengkulu Utara yang mendaftar sebagai CPMI pada tahun 2025 dengan berbagai negara tujuan. Diantaranya Taiwan, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga Singapura.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....