Dewi Coryati Dorong Pembibitan Atlet Futsal Bengkulu

  • 30 Okt 2025 15:43 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Dewi Coryati, M. Si., memberikan dukungan penuh pada perhelatan akbar "Bengkulu Competition Futsal" yang diselenggarakan oleh Gendong Football Club.

Kejuaraan ini diikuti oleh tim-tim futsal terbaik dari 8 perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu, baik kategori putra (86 atlet) maupun putri (45 atlet). Dukungan ini menunjukkan komitmen serius DPR RI, khususnya Komisi X yang membidangi olahraga, terhadap pengembangan bibit-bibit unggul di daerah.

Dalam sambutannya, Dewi Coryati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wahana pembentukan karakter, disiplin, dan kerja sama.

"Nilai-nilai ini sangat penting untuk membangun generasi muda Indonesia yang tangguh dan berdaya saing," ujarnya.

Ia menekankan bahwa futsal mengajarkan arti perjuangan, kejujuran, dan kerja sama tim. Kemenangan sejati di lapangan, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh skor akhir, tetapi juga oleh kemampuan mengendalikan diri, menghargai lawan, dan bermain dengan hati yang bersih.

Pada kesempatan itu, Dewi Coryati juga berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas dan fasilitas olahraga di daerah melalui kolaborasi erat dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Ia percaya bahwa olahraga adalah bagian fundamental dari pendidikan karakter bangsa.

"Bengkulu memiliki banyak talenta muda yang luar biasa. Saya berharap melalui kejuaraan ini akan lahir bibit-bibit unggul yang kelak dapat mewakili Bengkulu di tingkat nasional, bahkan internasional," harapnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai pengembangan olahraga di Bengkulu, Dewi Coryati menegaskan bahwa tidak ada kesuksesan yang instan. Maka dari itu menurutnya pembibitan, pembelajaran, pelatihan harus dilakukan sejak dini dan dilakukan secara konsisten berkesinambungan.

"Komisi X DPR RI akan terus mendorong Kemenpora agar memiliki program yang kuat untuk pembibitan atlet berprestasi ini," tambahnya.

Selain pembibitan, Dewi Coryati menyoroti dua aspek penting lainnya yakni infrastruktur pendukung seperti wasit dan yang paling krusial, jaminan masa depan atlet.

"Ini yang sedang dipikirkan oleh Komisi 10. Setelah jadi atlet dan membawa nama baik Indonesia, mereka tidak boleh jadi terlantar," tegasnya. Pola itu untuk memastikan atlet dapat mandiri dan hidup layak setelah pensiun sedang dikaji agar tidak ada lagi kisah atlet berprestasi yang kehidupannya memprihatinkan.

Dewi Coryati juga berpesan kepada para atlet muda untuk menjunjung tinggi semangat fair play, menjadi panutan, dan membawa semangat positif.

"Menang dengan hormat, kalah dengan terhormat, itulah sejati seorang atlet," tuturnya. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia, KONI, dan seluruh pihak yang terlibat.

Disisi lain, Ketua Panitia, Fakar Rudin, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan langsung dari Kemenpora RI, DPR RI, KONI Provinsi Bengkulu, dan Federasi Futsal Indonesia Bengkulu.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan, bakat, semangat sportivitas, dan persahabatan di antara atlet futsal muda di Bengkulu. (Lns)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....