Sanggar Seni Ciptakan Karyadi Tengah Kurangnya Tenaga Pelatih

  • 30 Okt 2025 12:19 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Meski menghadapi tantangan dengan keterbatasan tenaga pelatih tari , sanggar-sanggar seni tari di Kota Bengkulu tetap aktif menciptakan kreasi baru dengan melatih generasi muda bersama melestarikan budaya daerah. Salah satu pelatih tari dari Sanggar Seni Salsabilah, Mirda Hayati, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 38 sanggar tari di Kota Bengkulu. Namun, sebagian besar sanggar tersebut kekurangan tenaga pelatih tari yang miliki keterampilan tersebut .

Kekurangan ini membuat beberapa sanggar harus bekerja sama dengan sanggar lain, meminjamkan tenga pelatih tari untuk membantu. Meski begitu,aktivitas pelatihan masih berjalan aktif, terutama tariasn adat khas Bengkulu, serta tari kreasi baru yang mereka ciptakan setiap tahunnya.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan di berbagai sanggar yang tersebar di wilayah Kota Bengkulu. Anak-anak binaan umumnya berasal dari wilayah sekitar sanggar , dan mereka dibina secara rutin melalui program latihan intensif. Latihan dilakukan secara terjadwal. Dalam waktu dua hari hingga satu minggu , anak-anak biasanya sudah mampu menguasai gerakan tari yang diajarkan,tergantung kompleksitas gerakan dan kesesuaian dengan irama alat musik tradisional yang mengiringi. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk melestarikan seni tari tradisional serta mengembangkan kreativitas generasi muda . Tari kreasi baru lahir dari inspirasi spontan yang kemudian dikembangkan oleh para pelatih menjadi bentuk pertunjukan yang menarik dan bermakna.

Proses penciptaan tari dimulai dari ide atau inspirasi, lalu dikembangkan menjadi rangkaian gerak. Selanjutnya, kostum dibuat khusus menyesuaikan dengan tema tari yang diangkat dalam lomba. Pelatih tidak hanya mengajarkan gerakan, tetapi juga memfasilitasi anak-anak binaan hingga mereka siap tampil dalam berbagai event dan kompetisi tari.



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....