Tiga Produk Unggulan Enggano Mengalami Penurunan Produksi
- 20 Mar 2023 13:53 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Pulau Enggano Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil Pisang Kepok terbesar di Provinsi Bengkulu, selain itu pulau ini sebelumnya juga dikenal sebagai penghasil emping melinjo dan ikan asin yang berkualitas baik.
Ketiga potensi alam pulau itu, sempat menjadi primadona di pasaran lokal juga luar daerah Bengkulu. Saat ini ketiga produk unggulan itu mengalami penurunan jumlah produksi yang dipengaruhi beberapa factor, seperti yang disampaikan Camat Enggano, Susanto kepada RRI.
“Pisang Kepok Enggano dan Buah Melinjo yang menjadi bahan baku pembuatan emping melinjo, saat ini mengalami penurunan hasil panen. Istilahnya “Ngetrek”,” ujar Susanto yang dihubungi RRI, Senin (20/3/2023) sembari menjelaskan hal itu diakibatkan pengaruh musim, serta umur tanaman yang sudah tua.
Kondisi ini menyebabkan harga dua komoditas tersebut mengalami kenaikan di tingkat petani yang saat ini dihargai Rp50 ribu/tandan padahal sebelumnya untuk satu tandan Rp25 ribu/tandan. Sementara untuk Emping Melinjo saat ini dihargai Rp70 ribu-Rp75 ribu/Kg yang sebelumnya Rp50 ribu/Kg.
Sementara untuk komoditas Ikan Asin Enggano, mengalami penurunan produksi dikatakan Susanto karena masyarakat nelayan saat ini lebih memilih menjual ikan segar langsung seiring dengan lancarnya transportasi angkutan laut ke luar pulau, dibandingkan harus mengolah ikan tangkapan menjadi ikan asin yang membutuhkan waktu lama dan cuaca yang mendukung.
“Sekarang ini transportasi lancar, kapal masuk terus kalau tidak ada badai. Jadi masyarakat lebih memilih jual langsung,” ungkapnya sembari mengatakan bahwa penurunan produksi Ikan Asin di Pulau Enggano diperkirakan mencapai 90 persen atau hanya berkisar 250 – 350 kilogram per bulan, padahal sebelumnya bisa mencapai puluhan ton. (Lns)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....