Lorong Watu, Destinasi Alam Eksotis di Bengkulu Utara

  • 01 Sep 2025 14:14 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Di tengah riuhnya kehidupan kota, masih ada ruang alami yang menghadirkan ketenangan sekaligus petualangan. Lorong Watu di Desa Kemumu, Kecamatan Arga Makmur, adalah aliran sungai yang membelah tebing bebatuan besar dan menjadi daya tarik wisata alam Bengkulu Utara.

Nama Lorong Watu berasal dari bahasa Jawa, lorong berarti jalan atau celah panjang, dan watu berarti batu. Penamaan ini sesuai dengan bentuk alaminya, yaitu jalur sungai yang diapit susunan bebatuan besar menyerupai lorong batu.

Lorong Watu menyuguhkan panorama menawan dengan aliran sungai jernih dan tebing bebatuan eksotis. Air terjun yang mengalir deras membentuk kolam-kolam alami dengan kedalaman 50 cm hingga 3 meter, bahkan bisa mencapai 5 meter saat hujan deras.

Seorang pengunjung asal Arga Makmur, Okta, datang ke lokasi ini karena ajakan temannya. “Mungkin dari bentuk suasananya yang indah dan batu-batunya bagus. Rasanya cocok sekali untuk orang rekreasi,” ujarnya.

Keseruan wisata semakin terasa dengan jembatan gantung sepanjang 30 meter yang menambah sensasi petualangan. Lokasi ini mudah dijangkau karena hanya berjarak 60 kilometer dari Kota Bengkulu atau 1,5 jam perjalanan darat.

Dari Desa Kemumu, pengunjung menempuh dua kilometer melewati jalan hotmix, yaitu jalan beraspal halus yang nyaman dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Dengan tiket masuk Rp5.000 per orang dan parkir Rp5.000, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan alam ini.

Okta berharap pengunjung lain bisa menjaga kebersihan kawasan Lorong Watu. “Pesan saya untuk pengunjung lain, tolong sampahnya dibawa pulang supaya tempat ini tetap terjaga,” katanya.

Lorong Watu bukan hanya menawarkan pemandangan alam yang eksotis. Lebih dari itu, tempat ini memberi pengalaman bagaimana manusia bisa kembali terhubung dengan alam.(sms)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....