Bangga Kencana-PPS Jadi Langkah Bengkulu Siapkan Generasi Emas

  • 20 Agt 2025 18:01 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu Utara : Upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus diarahkan pada isu-isu strategis kependudukan dan pembangunan keluarga. Fokus tersebut mencakup pengendalian pertumbuhan penduduk, pemerataan pembangunan berbasis kependudukan, serta pembinaan generasi muda agar terhindar dari pernikahan usia anak.

Sekretaris Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Nesianto, mengatakan peningkatan kesehatan ibu dan anak serta kualitas hidup lansia juga menjadi bagian penting dalam pembangunan kependudukan.

Ia menegaskan bahwa dua isu strategis tersebut merupakan pijakan utama pembangunan nasional. Menurutnya, pengelolaan penduduk yang seimbang akan memperkuat peran keluarga Indonesia sebagai fondasi lahirnya SDM berkualitas.

“Kolaborasi dua institusi menjadi langkah penting untuk memastikan program peningkatan kualitas SDM berjalan hingga ke tingkat desa,” jelasnya dalam sosialisasi program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) bersama Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bengkulu, Eko Kurnia Ningsih, di Kecamatan Putri Hijau, Rabu (20/8/2025).

Selama dua hari, 20–21 Agustus 2025, Nesianto bersama Eko Kurnia Ningsih turun langsung ke Desa Air Petai dan Desa Cipta Mulya. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan pengetahuan masyarakat mengenai isu-isu kependudukan yang kompleks serta dampaknya terhadap pembangunan, khususnya di kalangan generasi muda.

Sementara itu Eko Kurnia Ningsih menyampaikan, DPR RI melalui Komisi IX terus mendorong penguatan program BKKBN agar mampu menjangkau hingga ke pelosok desa. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang lahir dari keluarga sehat dan berdaya.

"Kami ingin memastikan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat bawah. Karena SDM unggul dimulai dari keluarga yang sehat, berpendidikan, dan memiliki akses layanan yang baik,” terangnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan, BKKBN menghadirkan lima program percepatan, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), dan Aplikasi Super APP Tentang Keluarga. Program-program ini diharapkan mampu memperkuat peran keluarga sekaligus mendukung terwujudnya SDM unggul di Bengkulu dan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....