Profesi Penjual Es Tebu Masih Bertahan Menghidupi keluarga
- 15 Jul 2025 01:42 WIB
- Bengkulu
Bahori, 10 Tahun Menggantungkan Hidup dari Jualan Es Tebu
KBRN,Bengkulu : Di salah satu sudut Taman Simpang Kandis, sering ditemukan penjual tebu diataranya pria paruh baya Bahori yang tekun beraktivitas penjual es tebu .
Ia sudah 10 tahun berjualan es tebu untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dari profesi sebelumnya menjadi tukang ojek.
“Dulu saya ngojek, tapi penghasilannya tidak menentu. Setelah itu saya coba jual es tebu, dan sejak saat itu terus saya jalani,” ujarnya.(14/07/2025).
Dari berjualan setiap hari, ia memperoleh penghasilan rata-rata Rp.250.000. Namun, tidak semua masuk ke kantong. Ia harus mengeluarkan uang Rp. 25.000 per hari untuk kebutuhan seperti es batu dan kebutuhan lainnya.
Selain itu, ada pula biaya kebersihan dan lapak sebesar Rp100.000 per bulan. Jika dihitung bersih, sisa pendapatan hariannya sekitar Rp.125.000. Uang itu digunakan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.
“Yang penting cukup buat makan dan kebutuhan anak istri,” tambahnya.
Meski penghasilannya sederhana, Bahori tetap bersyukur. Ia memilih bertahan dengan pekerjaan yang menurutnya lebih stabil dibanding pekerjaan sebelumnya. Setiap hari ia menempati lokasi yang sama, menghadapi cuaca, keramaian, dan rutinitas dengan sabar.
Dengan usaha yang dijalani secara konsisten seperti itu , ia menunjukkan bahwa pekerjaan apapun bisa menjadi sumber penghidupan, selama dijalani dengan baik dan jujur.(Sherli).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....