Makna Ritual Menjara Dalam Tradisi Tabut

  • 04 Jul 2025 21:53 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Tradisi Tabot kembali menarik perhatian masyarakat dengan digelarnya prosesi menjara,sebuah ritual yang syarat makna spiritual dan historis. Menurut Feri, keturunan keluarga tabut dari Gerga Panglima Hasan yang mengikuti langsung prosesi tersebut, menjara berasal dari kata yang berarti perjalanan panjang di malam hari. Dalam prosesi ini, panji-panji tabut seperti jari-jari dan bendera diarak dari satu gerga ke gerga lainnya.

“Arti dari membawa panji tabut ini adalah menyuarakan bahwasannya telah terjadi perang. Disinilah dalam prosesi menjara ini semangat perang itu tumbuh karena panji panji tabot ini dibawah untuk berjalan ke gerga gerga tabot yg lain dalam rangka bersilaturahmi antara keluarga tabot," Kata Feri.

Prosesi menjara dibagi menjadi dua tahap. Pada menjara 1, kelompok keluarga Tabut Bangsal yang dipimpin oleh Panglima Hasan dari Kelurahan Kampung Bali akan terlebih dahulu menemui keluarga Bangsal lain, seperti dari daerah Bajak dan Pondok Besi. Setelah berkumpul, mereka bersama-sama mengunjungi kelompok keluarga Tabut Imam.

Sementara itu, Menjara 2, menjadi momen rombongan Tabut Imam melakukan kunjungan balasan ke gerga-gerga tabut Bangsal. Tradisi ini memperlihatkan timbal balik silaturahmi serta memperkuat ikatan emosional antar komunitas.

Selain menjara, tradisi tabut diawali dari berbagai prosesi lain seperti mengambik tanah, duduk penja, menjara, meradai, arak penja,bArak seroban, gam, arak gedang, hingga tabot tebuang. Masing-masing tahapan memiliki makna tersendiri, mulai dari pengambilan tanah suci sebagai simbol penciptaan, hingga puncaknya saat kerangka Tabut diarak dan dibuang ke laut dalam tabut tebuang sebagai bentuk pelepasan duka dan keikhlasan.

Tradisi Tabut tidak hanya menjadi warisan budaya masyarakat keturunan Bengkulu berdarah India Muslim. Tetapi juga menjadi daya tarik wisata religius yang sarat nilai spiritual, sejarah, dan kebersamaan. (Tarii)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....