Tadarusan Ibadah yang Ditunggu saat Ramadan
- 24 Feb 2026 14:36 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Tradisi tadarusan di masjid pada bulan suci Ramadan kembali dilakukan di berbagai daerah Kota Bengkulu salah satunya di masjid Nurul Ihsan, dengan melibatkan jamaah dari berbagai usia yang bergantian membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini dilakukan secara bergiliran per halaman atau per juz, sehingga target khatam Al-Qur’an dapat tercapai secara bersama-sama selama Ramadan.
Kegiatan tadarusan ini dilakukan setelah selesai sholat subuh, para jamaah sudah mulai duduk sambil memegang Al-Qur'an masing-masing dan menyicil bacaan sesuai pembagian yang telah ditentukan. Tadarusan ini berlangsung hingga menjelang Maghrib, dengan sistem gantian di mana satu orang membaca dan yang lain menyimak untuk memastikan kelancaran serta ketepatan tajwid.
Salah seorang warga sekitar masjid Nurul Ihsan, Ansori mengatakan bahwa, kegiatan tadarusan seperti ini dilakukan setiap tahunnya, banyak jamaah yang datang kemasjid untuk membaca Al-Qur'an demi khatam dibulan suci Ramadan.
Kegiatan seperti ini juga membuat Ramadan menjadi penuh makna, yang dimana ketika jamaah bergantian untuk melanjutkan bacaan, sehingga semua jemaah punya kesempatan untuk membaca.
"Di bulan suci ini, harus diperbanyak dengan ibadah, salah satunya tadarusan, kegiatannya biasanya dilakukan dari sesusah sholat subuh sampai sebelum Maghrib. Kegiatan seperti ini sangat bermakna, ditambah orang-orang berlomba-lomba untuk menyelesaikan kajiannya," Ujarnya, Selasa 24 Febuari 2026.
Menurut ustad Ahmad Sodikin, tadarusan bukan hanya tradisi, tetapi sebagai bentuk ibadah di bulan suci Ramadhan penuh berkah dengan pahala yang dilipatgandakan. Tadarusan juga dapat menciptakan suasana kebersamaan untuk saling gotong royong menyelesaikan bacaan ayat suci Alquran, hal seperti ini merupakan nilai ibadah.
"Kegiatan ini melatih kesabaran dan konsistensi dalam membaca Al-Qur’an, dengan cara kita menyicil per halaman dan bergantian, jamaah tidak merasa berat, justru terasa ringan karena dilakukan bersama-sama. Ini juga menjadi bukti bahwa Ramadan benar-benar dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan tadarusan ini diharapkan tidak hanya menjadikannya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai kepedulian sosial. Momen Ramadan pun menjadi semakin berarti ketika diisi hal-hal positif seperti membaca Al-Qur'an, dibulan suci ramadhan hal tersebut membuat ibadah puasa menjadi lebih bermakna. (Reyhan).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....