Bukber Jadi Ajang Silaturahmi dan Perkuat Solidaritas Masyarakat
- 23 Feb 2026 08:37 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Bulan suci Ramadan selalu hadir membawa suasana yang berbeda bagi umat Muslim, di mana lantunan ayat suci Al-Qur’an, aktivitas ibadah yang meningkat, serta tradisi berbagi menjadi pemandangan yang akrab di tengah masyarakat. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi waktu untuk memperbaiki diri, mempererat hubungan antarsesama, dan memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Salah satu tradisi yang terus dilestarikan setiap Ramadan adalah kegiatan buka puasa bersama yang menjadi momen untuk mempererat silaturahmi di tengah kesibukan masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat solidaritas antara masyarakat dari berbagai usia yang berbeda. Kegiatan buka puasa bersama yang dilakukan pada bulan suci Ramadan menjadi momen untuk mempererat silaturahmi di tengah kesibukan masing-masing di bulan puasa. Kegiatan ni juga menjadi wadah memperkuat solidaritas antara masyarakat dari berbagai usia yang berbeda.
Suasana hangat terlihat saat berkumpul sejak sore hari untuk menyiapkan hidangan berbuka secara bersama-sama. Keberrsamaan tersebut semakin terasa ketika seluruh orang duduk bersama menikmati hidangan dan berbincang satu sama lain dengan penuh keakraban.
Menurut Ustaz Dodi Haryanto, buka bersama bukan sekadar tradisi tahunan yang dilakukan setiap Ramadan. Ia menilai kegiatan ini memiliki nilai ibadah sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat.
"Buka bersama itu diperbolehkan dalam islam bahkan di anjurkan, ini berguna untuk memperkuat tali silaturahmi, berbagi rezeki serta menumbuhkan rasa kepedulian sesama. Tapi kegiatan seperti ini bukanlah suatu momen untuk berlebihan, apalagi bila dilakukan dengan tujuan ghibah bahkan meninggalkan ibadah sholat dapat menghasilkan dosa, bukannya pahala," ujarnya, Sabtu 21 Febuari 2026.
Sementara itu, salah satu mahasiswa David, yang melakukan buka puasa bersama menyebut bahwa buka bersama menjadi ruang kebersamaan lintas generasi. Ia menceritakan bahwa sebelum waktu berbuka tiba, dirinya bersama teman-teman ikut menyiapkan takjil, mengatur tempat duduk, hingga berbagi makanan kepada peserta yang hadir.
Menurutnya, momen paling di tunggu adalah ketika azan magrib berkumandang dan seluruh peserta berbuka secara sederhana dengan air dan kurma. Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut dirinya merasa lebih dekat dengan lingkungan sekitar dan memahami arti kebersamaan yang sesungguhnya.
“Lewat kegiatan seperti ini, kami bisa saling mengenal lebih dekat dan merasakan suasana kekeluargaan yang hangat di bulan Ramadan. Apalagi kalau bukber ini dilakukan hanya satu tahun dalam satu bulan sekali, ini menjadi momen yang pas untuk berkumpul satu sama lain," ujarnya.
Kegiatan seperti ini dinilai mampu membangun rasa persaudaraan dan memperkuat hubungan sosial antarwarga ataupun kerabat. Selain itu, momen kebersamaan tersebut juga menjadi sarana untuk saling berbagi, bertukar cerita, dan mempererat ikatan di tengah kehidupan yang semakin sibuk.
Dengan adanya kegiatan buka bersama ini, diharapkan tidak hanya menjadikannya sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan nilai-nilai kepedulian sosial. Momen Ramadan pun menjadi semakin bermakna ketika diisi dengan silaturahmi, berbagi, serta menjaga ibadah, dengan wujud kepedulian sehingga solidaritas satu sama lain dapat terus terjalin dengan harmonis. (Reyhan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....