Tradisi Ziarah Kubur Jelang dan Saat Ramadhan

  • 18 Feb 2026 08:27 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Ramadhan tahun ini telah ditetapkan oleh pemerintah pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan Resmi dari Kementerian Agama telah diumumkan setelah proses pemantauan hilal yang dilakukan oleh Pemerintah untuk penentuan awal Ramadhan.

Setiap kaum muslimin menyambut bulan puasa tentunya dengan suka cita dan penuh harapan. Karena itu mempersiapkan diri menjadi hal yang dibutuhkan. Bulan yang penuh keberkahan yang hanya datang sebulan dalam setahun ini menjadi sangat dinantikan dan terasa Istimewa.

Sebelum memasuki bulan Ramadhan, sudah banyak masyarakat mulai berziaran kubur. Dimana kegiatan ini sudah menjadi tradisi dimasyarakat. Dimana mereka datang untuk mendo’akan orang-orang tercinta yang sudah meninggal. Tapi tradisi ini tidak hanya sebelum ramahdan, banyak juga dilakukan saat Ramadhan.

Selain mendo’akan orang-orang yang sudah meninggal, ziaran kubur didalam Islam dijadikan sebagai pengingat akan kematian dan kehidupan setelah kematian. Agar kita dapat menjalani hidup lebih baik kedepannya.

Ziarah kubur adalah hal yang dianjurkan dalam Islam. Tidak hanya menjelang bulan Ramadhan tetapi dapat dilakukan kapan saja, namun tradisi ziarah sebelum Ramadhan juga sangat dianjurkan asalkan dengan niat yang baik juga tentunya.

Dalam berziarah tentunya ada adab-adab yang harus diperhatikan seperti membaca do’a. membaca do’a atau salam kepada Ahli Kubur. Adapun do’anya adalah :

السَّلامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيار منَ الْمُؤْمِنِينَ والمُسلمين وإنا إن شاء الله بكم لاحقون تَسْأَلُ الله لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِية

Artinya : “Assalamu’alaikum, hai para Mukmin dan Muslim yang bersemayam dalam kubur. semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami Insyaallah akan menyusul kalian."

Yang kedua yaitu membaca surat Al-Fatihah. Dengan membaca surat ini diharapkan dapat memberikan keberkahan bagi Ahli Kubur. Yang ketiga, membaca surat-surat yang dianjurkan seperti surat yasin.

Yang keempat, dianjurkan membaca surat-surat pendek seperti surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas. Juga dianjurkan memperbanyak zikir dan do’a-do’a untuk orang yang diziarahi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....