Potensi Perbedaan Awal Puasa jadi Khazanah Keragaman Islam Indonesia
- 17 Feb 2026 12:05 WIB
- Bengkulu
RRI. CO.ID, Bengkulu - Masyarakat Islam Muhammadiyah memastikan malam ini, 17 Februari 2026, sudah memulai tarawih pertama. Hal ini menandakan jika besok, masyarakat Muhammadiyah sudah mulai berpuasa.
Sementara, masyarakat lain bersama pemerintah baru akan menentukna awal puasa, berdasarkan sidang isbat nanti malam. Namun diprediksi waktu awal puasa tahun ini akan berbeda.
Mengutip dari laman kemenag go.id, di laman opini, hal ini merupakan sebuah realita yang juga menjadi kekayaan khazanah keilmuan. Karenanya, perbedaan ini meski disikapi secara arif dan bijaksana.
| Baca juga: Berikut 5 Menu Sahur yang Tidak Bikin Lemas |
Perbedaan pendapat ini terjadi karena adanya beda dalam memahami nash (dalil) dan metode pengambilan hukumnya (istinbath). Ada ormas yang mengaplikasikan secara independen metodologi hisab.
Ada juga ormas yang menggunakan metode Rukyatul Hilal. Meski mereka juga melakukan penghitungan secara astronomis (hisab), namun keputusannya masih menunggu hasil pemantauan hilal.
Sementara pemerintah, sesuai fatwa MUI No 2 tahun 2004, menggunakan keduanya, hisab dan rukyatul hilal. Hasil perhitungan hisab digunakan sebagai informasi awal, dan selanjutnya dikonfirmasi melalui mekanisme rukyat.
Hasil hisab dan rukyat selanjutnya dibahas bersama dengan ormas Islam, duta besar negara sahabat, serta para pakar dalam Sidang Isbat. Perbedaan pendapat dalam Fikih itu biasa, sesuatu yang lumrah dan wajar terjadi.
Meski demikian, dalam masalah yang penting dan menyangkut kepentingan orang banyak, semestinya keputusan pemerintah menjadi solusi untuk ditaati. Apalagi jika hal tersebut berpeluang mengundang permasalahan dan perselisihan di tengah masyarakat.
Perbedaan pendapat dalam hal penentuan awal Ramadhan memang tidak dilarang, dan juga tidak mutlak harus taat kepada keputusan pemerintah. Artinya, pendapat yang paling didengar adalah yang paling maslahat untuk masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....