Tradisi Munggahan Menjelang Ramadhan di Masyarakat

  • 15 Feb 2026 19:21 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Munggahan saat ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Tradisi ini tidak hanya di perkotaan tapi juga pedesaan. Tradisi ini juga dapat mempererat tali silaturahmi agar kehidupan social bermasyarakat selalu terjaga.

Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan, masyarakat mulai mengajak keluarga dan tetangga handai taulan bersama-sama berkumpul dan membaca ayat suci Al-Quran secara berjamaah. Dimana al-Qur’an merupakan pedoman dalam menjalani kehidupan ini.

Surat Yassin merupakan surat yang paling lazim dibaca bersama. Dimana saat ini buku surat Yassin sudah banyak dicetak dan dapat dibeli oleh siapapun. Surat Yassin merupakan surat makkiah yang terdiri dari 83 ayat. Surat Yassin memiliki makna tentang tanda-tanda kekuasaan Allah SWT.

Saat Munggahan tidak hanya dianjurkan membaca ayat-ayat Qur'an tapi juga berdzikir kepada Allah SWT. Memperbanyak sholawat, dzikir dan membaca Alquran mewarnai acara Munggahan dalam tradisi Munggahan terkadang juga menghadirkan para da’I atau penceramah untuk memberikan tausiah.

Di acara Munggahan biasanya juga diwarnai dengan menghidangkan hidangan-hidangan. Hidangan ini dilambangkan dengan sedekah kepada sesama. Sedekah memiliki keutamaan dalam Islam dalam membantu sesame ummat.

Munggahan melambangkan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Bulan yang istimewa dan hanya satu bulan dalam setahun ini mestilah disambut dengan sukacita. Bulan yang penuh dengan barokah dan ampunan dan kita dianjurkan banyak berdo’a memohon ampunan dan keridhoan dari Allah SWT.

Masyarakat biasanya melaksanakan Munggahan secara bergantian. Antusiasme ini tentu harus didukung, menyambut bulan suci Ramadhan dengan sukacita dan nilai-nilai positif yang mencerminkan kehidupan bermasyarakat dengan nilai-nilai Islami.

Kehidupan sosial bermasyarakat tetap terjaga, tradisi yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan akan terus hidup di masyarakat. Menjaga tali silaturahmi serta menyambut Ramadhan yang isitimewa merupakan nilai luhur dalam kehidupan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....