Piala Dunia 2026: Pembatalan Skorsing Folarin Balogun Memicu Reaksi Keras Belgia
- 07 Jul 2026 07:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - FIFA mengejutkan dunia sepak bola dengan membatalkan skorsing kartu merah striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Keputusan kontroversial ini diambil setelah adanya intervensi politik melalui panggilan telepon langsung antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino.
Langkah tidak biasa dari otoritas tertinggi sepak bola tersebut langsung memicu kemarahan besar dari pihak tim nasional Belgia. Federasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) secara resmi menyatakan bahwa mereka sangat terkejut dengan pembatalan hukuman yang dinilai mencederai prinsip sportivitas ini.
Sebagai tindakan drastis, tim hukum Belgia segera mengumumkan bahwa mereka sedang menyelidiki semua opsi potensial yang tersedia untuk merespons keputusan tersebut. Langkah ini diambil demi melindungi prinsip-prinsip fundamental dari fair play yang seharusnya dijunjung tinggi dalam setiap kompetisi olahraga.
Pelatih kepala Belgia, Rudi Garcia, turut melayangkan kritik tajam dan menyamakan keputusan mendadak dari FIFA ini layaknya lelucon April Mop. Garcia mempertanyakan transparansi aturan karena Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA seharusnya secara otomatis melarang pemain tampil di laga berikutnya setelah menerima kartu merah langsung.
Federasi sepak bola Eropa, UEFA, juga memberikan dukungan moral kepada Belgia dengan merilis pernyataan resmi yang mengecam tindakan badan dunia tersebut. UEFA menyebut keputusan penangguhan sanksi oleh FIFA sebagai sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya, tidak masuk akal, serta sama sekali tidak dapat dibenarkan.
Di pihak lawan, pembatalan hukuman berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA ini memastikan Folarin Balogun siap memperkuat lini serang Amerika Serikat di Seattle Stadium. Penyerang andalan tersebut kini terbebas dari sanksi otomatis dan hanya ditempatkan di bawah masa percobaan perilaku selama satu tahun ke depan.
Gelombang protes keras terhadap intervensi ini juga datang dari tokoh sepak bola dunia seperti mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Klopp dengan lantang menegaskan bahwa sepak bola adalah permainan milik publik dan tidak boleh disetir oleh kekuatan politik dari individu yang tidak memahami olahraga ini.
Pertandingan babak 16 besar antara Amerika Serikat dan Belgia kini diselimuti oleh tensi yang sangat tinggi akibat drama diplomatik di luar lapangan hijau. Pertikaian regulasi ini dipastikan akan membuat atmosfer pertarungan di atas lapangan menjadi jauh lebih sengit dan sarat emosi dari kedua belah pihak.
Sumber
- The Washington Post — "Trump urged FIFA to review Balogun's suspension before star was cleared for World Cup"
- Channel News Asia (CNA) — "FIFA makes U-turn to clear Balogun for US-Belgium World Cup clash following call from Trump"
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....