Bruno Guimarães Gagal Eksekusi Penalti, Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
- 06 Jul 2026 07:17 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu : Timnas Brasil harus mengakhiri langkahnya lebih cepat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-2 dari Norwegia di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, Minggu (5/7/2026). Salah satu momen yang paling disorot dalam pertandingan tersebut adalah kegagalan gelandang Bruno Guimarães mengeksekusi tendangan penalti pada babak pertama yang menjadi titik balik jalannya laga.
Brasil sebenarnya memperoleh hadiah penalti pada menit ke-14 setelah Matheus Cunha dijatuhkan di kotak terlarang usai tinjauan VAR. Banyak pihak memperkirakan Vinicius Junior akan menjadi algojo, namun bola justru diserahkan kepada Bruno Guimarães. Sayangnya, tendangan gelandang berusia 28 tahun itu berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Norwegia, Ørjan Nyland. Kegagalan tersebut membuat Brasil kehilangan peluang emas untuk unggul lebih dulu.
Hingga babak pertama usai skor tetap 0-0. Memasuki babak kedua, Norwegia tampil lebih agresif dan berhasil mencetak dua gol melalui Erling Haaland pada menit ke-79 dan ke-90. Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar pada masa injury time. Namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Selecao dari kekalahan yang sekaligus menjadi kegagalan mereka mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990.
Usai pertandingan, keputusan menunjuk Bruno Guimarães sebagai eksekutor penalti menjadi bahan perdebatan. Banyak pengamat mempertanyakan mengapa Vinicius Junior yang sedang tampil tajam tidak mengambil tendangan tersebut. Media internasional juga menyoroti bahwa kegagalan Bruno menjadi penalti Brasil pertama yang gagal dalam waktu normal Piala Dunia sejak 1986, sebuah catatan yang mengakhiri rekor panjang keberhasilan Selecao dari titik putih.
Bruno Guimarães memiliki nama lengkap Bruno Guimarães Rodriguez Moura. Ia lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 16 November 1997 dan berposisi sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah. Karier profesionalnya dimulai bersama Athletico Paranaense sebelum melanjutkan kiprah di Olympique Lyon, Prancis. Berkat performa impresifnya, Bruno kemudian direkrut klub Liga Inggris, Newcastle United, dan berkembang menjadi salah satu pemain kunci baik di level klub maupun tim nasional Brasil.
Pada musim 2026, Bruno Guimarães masih memperkuat Newcastle United di Liga Inggris. Ia juga dipercaya mengenakan ban kapten klub dalam sejumlah pertandingan. Bersama Newcastle, Bruno dikenal memiliki kemampuan distribusi bola, visi permainan, serta determinasi tinggi di lini tengah, sehingga menjadi salah satu pemain andalan pelatih baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Meski gagal mengeksekusi penalti pada laga penting melawan Norwegia, Bruno Guimarães tetap menjadi salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Brasil saat ini. Namun, kegagalan tersebut akan menjadi momen yang sulit dilupakan karena berkontribusi terhadap tersingkirnya juara dunia lima kali itu dari Piala Dunia 2026. Brasil kini harus kembali menata kekuatan untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya, sementara Norwegia melaju ke babak perempat final dengan penuh percaya diri.
Sumber : FIFA Worldcup 2026
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....