Piala Dunia 2026: Rekor Abadi Luka Modric yang Mustahil Disalip Messi dan Ronaldo

  • 29 Jun 2026 22:27 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Gelaran Piala Dunia 2026 menjadi saksi bisu lahirnya rekor abadi yang ditorehkan oleh maestro lini tengah Kroasia, Luka Modric. Gelandang veteran berusia 40 tahun tersebut sukses mengukir catatan sejarah yang bahkan tidak bisa dipecahkan oleh dua megabintang dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Modric resmi menggenapi penampilannya yang ke-200 bersama tim nasional Kroasia saat memimpin negaranya menang 1-0 atas Panama di fase grup. Catatan luar biasa ini menjadikannya pemain keempat dalam sejarah sepak bola pria yang mampu menembus angka keramat 200 caps internasional.

Hal yang membuat rekor ini mustahil dipecahkan oleh Messi dan Ronaldo adalah keunikan Modric yang mencapainya murni sebagai kapten sekaligus jenderal lapangan tengah yang tak tergantikan. Sementara Ronaldo (230 caps) dan Messi (201 caps) bermain sebagai penyerang yang sering dirotasi, Modric mengontrol ritme permainan selama 90 menit penuh di usia yang sudah menginjak kepala empat.

Konsistensi fisik luar biasa yang ditunjukkan oleh bintang Real Madrid ini menjadi anomali besar di tengah tingginya intensitas sepak bola modern. Di saat Ronaldo dan Messi mulai sering memulai laga dari bangku cadangan di Piala Dunia kali ini, Modric tetap menjadi motor serangan utama Vatreni tanpa penurunan performa.

Pencapaian luar biasa ini juga semakin menegaskan statusnya sebagai pemain dengan caps terbanyak sepanjang sejarah sepak bola Kroasia. Sejak melakoni debutnya pada Juni 2006 silam, ia telah sukses mempersembahkan trofi runner-up Piala Dunia 2018 serta peringkat ketiga di edisi 2022.

Banyak pandit sepak bola menilai bahwa kecerdasan posisi dan visi bermain Modric membuat staminanya jauh lebih awet dibanding pemain lain. Faktor inilah yang membuatnya mampu terus bermain di level tertinggi, mengungguli ketahanan fisik para penyerang legendaris seangkatannya.

Piala Dunia 2026 ini dipastikan menjadi panggung dansa terakhir bagi Modric sebelum gantung sepatu dari level internasional. Keberhasilan membawa Kroasia melangkah ke babak gugur menjadi kado perpisahan yang sangat manis bagi sang dirigen lapangan tengah.

Dunia akan selalu mengingat momen bersejarah di Toronto Stadium ini sebagai bukti nyata bahwa usia hanyalah sebuah angka bagi sang jenius. Warisan legasi yang ditinggalkan Luka Modric kini telah sejajar, bahkan melampaui beberapa aspek rivalitas ikonik Messi dan Ronaldo.

Sumber
  • Statistik Caps Internasional (Juni 2026): FIFA World Cup Official Data & Men's XP. Laporan pertandingan Kroasia vs Panama di Toronto yang mengonfirmasi penampilan ke-200 Luka Modric di kancah internasional.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....