Piala Dunia 2026: Grup I, Profil Timnas Irak

  • 10 Jun 2026 16:55 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Irak berhasil memastikan diri kembali tampil di putaran final Piala Dunia 2026 setelah melewati perjalanan panjang dan penuh drama pada babak kualifikasi. Penampilan di Amerika Utara nanti akan menjadi yang kedua bagi The Lions of Mesopotamia setelah terakhir kali tampil pada Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Dikutip dari laman fifa.com/id, pada Rabu, 10 Juni 2026, kembalinya Irak ke panggung sepak bola dunia mengakhiri penantian selama empat dekade. Generasi baru yang dipimpin Amir Al Ammari dan Aymen Hussein kini bertekad menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Irak.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pelatih asal Australia, Graham Arnold. Mantan pelatih Socceroos itu ditunjuk menggantikan Jesus Casas dan berhasil membangkitkan kembali harapan Irak untuk lolos ke Piala Dunia.

Arnold sebelumnya membawa Australia melaju hingga babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Qatar. Pada Piala Dunia 2026, pelatih berusia 62 tahun itu berpeluang menjadi salah satu dari sedikit pelatih yang pernah membawa dua negara berbeda dari konfederasi yang sama tampil di putaran final.

Perjalanan Irak menuju Amerika Utara berlangsung sangat panjang dengan total 21 pertandingan yang harus dilalui. Mereka sempat gagal mengamankan tiket langsung dan harus melanjutkan perjuangan melalui babak play-off yang berlangsung ketat.

Irak akhirnya memastikan tempat di putaran final setelah mengalahkan Bolivia dengan skor 2-1 pada Turnamen Play-Off FIFA di Monterrey, Meksiko. Gol Ali Al-Hamadi dan Aymen Hussein memastikan kemenangan sekaligus mengakhiri penantian panjang negara tersebut untuk kembali tampil di Piala Dunia.

Irak pertama kali tampil di Piala Dunia pada 1986 setelah menyingkirkan Suriah dengan agregat 3-1 pada babak kualifikasi. Meski menelan tiga kekalahan beruntun di Meksiko, mereka tetap dikenang karena penampilan kompetitif yang ditunjukkan sepanjang turnamen.

Satu-satunya gol Irak di putaran final Piala Dunia hingga kini dicetak oleh Ahmed Radhi saat menghadapi Belgia pada 1986. Gol tersebut menjadi catatan bersejarah yang masih bertahan hingga saat ini dan diharapkan dapat dilampaui oleh generasi sekarang.

Selain Ahmed Radhi, sejumlah pemain dari generasi 1986 telah berpulang, termasuk Nadhim Shaker, Ali Hussein Shihab, dan Natiq Hashim. Sementara itu, Khalil Allawi, Ghanim Oraibi, dan Rahim Hameed menjadi beberapa pemain yang masih hidup dan pernah tampil dalam seluruh pertandingan Irak di Piala Dunia 1986.

Kini, Irak kembali ke Amerika Utara dengan semangat baru dan harapan besar untuk menciptakan sejarah yang lebih baik. Pemain-pemain seperti Aymen Hussein dan Mohanad Ali diharapkan mampu membawa The Lions of Mesopotamia tampil kompetitif dan membuka lembaran baru dalam perjalanan sepak bola negara tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....