Piala Dunia 2026: Fakta Mengagumkan Estadio Monterrey, 'Si Raksasa Baja' Meksiko
- 07 Jun 2026 19:20 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Gelaran Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga Negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tidak hanya menyajikan persaingan ketat di lapangan hijau, tetapi juga memamerkan mahakarya arsitektur stadion modern. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Estadio BBVA, atau yang selama turnamen resmi berganti nama menjadi Estadio Monterrey demi mematuhi regulasi komersial FIFA.
Berdiri megah di Guadalupe, wilayah metropolitan Monterrey, negara bagian Nuevo León, stadion ini dijuluki sebagai "El Gigante de Acero" atau Si Raksasa Baja. Julukan ini disematkan bukan tanpa alasan; struktur eksterior dan atap stadion didominasi oleh anyaman baja masif yang menghadirkan kesan futuristik sekaligus kokoh.
Pesona Arsitektur di Kaki Gunung
Dibangun oleh raksasa retail dan minuman Meksiko, FEMSA, dengan biaya konstruksi mencapai 200 juta dolar AS (salah satu yang termahal di Meksiko pada masanya), stadion ini dirancang oleh firma arsitektur multinasional ternama, Populous, bekerja sama dengan firma lokal VFO. Sejak diresmikan pada 2 Agustus 2015, tempat ini menjadi markas bagi klub Liga MX, C.F. Monterrey.
| Baca juga: Lima Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2026 |
Daya tarik utama yang membuat pencinta sepak bola dunia terpukau adalah lanskap visualnya. Ketika penonton berada di dalam stadion—khususnya di sisi tribun barat laut—mereka akan disuguhi latar belakang pemandangan alam yang spektakuler dari Gunung Cerro de la Silla yang berdiri tegak setinggi 1.820 meter di atas permukaan laut. Kombinasi struktur baja modern dengan latar belakang gunung vulkanik menciptakan atmosfer magis yang sulit ditandingi stadion lain di dunia.
Raksasa Modern yang Ramah Lingkungan
Meski penampilannya terlihat kokoh dan "angkuh", Estadio Monterrey sejatinya adalah bangunan yang sangat ramah lingkungan. Stadion ini telah mengantongi sertifikasi LEED Silver (Leadership in Energy and Environmental Design) dari U.S. Green Building Council. Desain bangunannya mengoptimalkan efisiensi energi dan pengelolaan air, menjadikannya pionir stadion hijau di Amerika Latin.
Menyambut ketatnya standar FIFA untuk Piala Dunia 2026, pengelola melakukan peningkatan teknologi lapangan (pitch management). Lapangan stadion kini menggunakan sistem hibrida (GrassMaster) yang terdiri dari 95% rumput alami dan 5% serat sintetis, lengkap dengan sistem ventilasi bawah tanah dan ruang vakum yang mampu menguras air hujan hanya dalam waktu 15 saja menit.
Agenda Laga Piala Dunia 2026 di Monterrey
Memiliki kapasitas sekitar 53.500 kursi penonton (yang disesuaikan sedikit selama turnamen untuk kebutuhan tribun pers dan VIP FIFA), Estadio Monterrey dijadwalkan menggelar empat pertandingan penting. Berikut adalah jadwal fase grup yang akan berlangsung di stadion ini:
- Minggu, 14 Juni 2026: Pemenang Babak Playoff vs Tunisia (Fase Grup)
- Sabtu, 20 Juni 2026: Tunisia vs Jepang (Fase Grup)
- Rabu, 24 Juni 2026: Afrika Selatan vs Korea Selatan (Fase Grup)
- Satu pertandingan krusial di babak gugur (Babak 32 Besar) yang mempertemukan Juara Grup F dengan Runner-up Grup C.
Dengan segala kesiapan teknologi, kemegahan arsitektur baja, serta latar pemandangan alamnya, Estadio Monterrey dipastikan akan menjadi salah satu ikon yang paling diingat dalam sejarah Piala Dunia 2026.
(sumber: TVRINews.com (Piala Dunia) & Official Website Venue (fwc26monterrey.com): "Stadium - Estadio Monterrey")
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....