Piala Dunia 2026: Grup E, Profil Timnas Curacao
- 07 Jun 2026 18:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Curacao mencatat sejarah terbesar dalam sepak bola nasional mereka dengan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya. Hasil imbang tanpa gol melawan Jamaika di Kingston pada laga terakhir kualifikasi zona Concacaf cukup untuk membawa Blue Wave finis sebagai juara Grup B dan mengamankan tempat di putaran final.
Dikutip dari laman fifa.com/id pada Minggu, 7 Juni 2026, Curacao menjadi salah satu negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia. Dengan populasi sekitar 150 ribu jiwa dan wilayah seluas 171 mil persegi, pencapaian ini menjadi kebanggaan besar bagi negara kepulauan di Karibia tersebut.
Perjalanan menuju panggung dunia merupakan hasil dari perkembangan pesat yang dialami Curacao dalam satu dekade terakhir. Sebagai penerus Netherlands Antilles dalam kompetisi internasional, mereka mulai menunjukkan kemajuan sejak tampil dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 dan meraih kemenangan kualifikasi pertama atas Kuba pada 2015.
| Baca juga: Lima Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2026 |
Prestasi demi prestasi kemudian terus berdatangan, termasuk menjuarai Piala Karibia 2017 dan mencapai perempat final Piala Emas Concacaf 2019. Mereka juga nyaris menembus putaran final kualifikasi Piala Dunia 2022 sebelum disingkirkan Panama dengan agregat tipis 1-2.
Momentum tersebut semakin kuat setelah Federasi Sepak Bola Curacao menunjuk pelatih berpengalaman Dick Advocaat pada Januari 2024. Mantan pelatih tim nasional Belanda dan Korea Selatan itu membawa pengalaman panjang di level internasional serta berhasil meningkatkan daya saing tim secara signifikan.
Di bawah arahan Advocaat, Curacao tampil sangat produktif sepanjang kualifikasi. Mereka mencetak 28 gol dalam sepuluh pertandingan, menjadi tim tersubur di kawasan Concacaf, sekaligus hanya kebobolan tiga gol pada fase akhir kualifikasi.
Sejumlah pemain muda seperti Livano Comenencia dan Tahith Chong tampil menonjol selama perjalanan bersejarah tersebut. Selain itu, kontribusi pemain senior seperti Rangelo Janga, Gervane Kastaneer, dan kiper veteran Eloy Room juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim.
Curacao menunjukkan dominasinya sejak putaran kedua kualifikasi dengan meraih kemenangan besar atas Barbados, Aruba, Saint Lucia, dan Haiti. Mereka kemudian melanjutkan performa impresif di putaran ketiga dengan menahan Trinidad dan Tobago, mengalahkan Bermuda, serta menundukkan Jamaika dalam laga krusial di kandang.
Puncak perjuangan mereka terjadi saat bertandang ke Kingston untuk menghadapi Jamaika pada pertandingan penentuan. Berkat pertahanan disiplin dan penampilan gemilang Eloy Room di bawah mistar, Curacao mempertahankan hasil imbang 0-0 yang memastikan mereka menorehkan sejarah baru sebagai peserta Piala Dunia 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....