Piala Dunia 2026: Grup D, Profil Timnas Paraguay
- 07 Jun 2026 09:52 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Paraguay akhirnya memastikan kembali tampil di Piala Dunia FIFA 2026 setelah absen dalam tiga edisi terakhir turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Keberhasilan ini disambut antusias oleh para pendukung La Albirroja yang berharap tim nasional mereka mampu mengukir sejarah baru di Amerika Utara.
Dirangkum dari laman fifa.com/id pada Minggu, 7 Juni 2026, kembalinya Paraguay ke panggung dunia tidak lepas dari peran pelatih Gustavo Alfaro yang berhasil mengubah performa tim secara signifikan sejak ditunjuk pada Agustus 2024. Saat mengambil alih tim, pelatih asal Argentina itu mewarisi skuad yang hanya mengoleksi lima poin dari enam pertandingan awal kualifikasi Zona CONMEBOL.
| Baca juga: Lima Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia 2026 |
Debut Alfaro bersama Paraguay diawali dengan hasil imbang tanpa gol melawan Uruguay di Estadio Centenario, Montevideo. Sejak saat itu, Paraguay menunjukkan konsistensi impresif dengan hanya menelan satu kekalahan, yakni saat takluk tipis 0-1 dari Brasil di Sao Paulo.
Meski puas membawa Paraguay lolos ke putaran final, Alfaro menegaskan target timnya tidak sekadar menjadi peserta di Piala Dunia 2026. Ia menekankan bahwa Paraguay akan datang untuk bersaing dan berusaha melangkah sejauh mungkin dalam turnamen tersebut.
Format baru Piala Dunia 2026 yang memberikan enam tiket otomatis bagi negara-negara CONMEBOL turut membuka peluang lebih besar bagi Paraguay. Mereka memastikan kelolosan dengan finis di posisi enam, sekaligus mencatat kemenangan penting atas Brasil dan Argentina selama perjalanan kualifikasi.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan pertama Paraguay sejak edisi 2010 di Afrika Selatan, yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu pencapaian terbaik dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Saat itu, La Albirroja berhasil menembus babak perempat final untuk pertama kalinya setelah menjadi juara Grup F mengungguli Italia, Slovakia, dan Selandia Baru.
Langkah Paraguay berlanjut ke babak delapan besar setelah mengalahkan Jepang melalui adu penalti yang menegangkan di Loftus Versfeld Stadium, Pretoria. Namun, perjalanan mereka harus terhenti saat menghadapi Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara dunia, dalam pertandingan dramatis di Ellis Park Stadium, Johannesburg.
Meski kalah 0-1 melalui gol David Villa pada menit ke-83, Paraguay tetap mendapat apresiasi atas penampilan luar biasa mereka sepanjang turnamen. Kini, 16 tahun setelah pencapaian bersejarah tersebut, La Albirroja kembali ke Piala Dunia dengan harapan besar untuk menciptakan kisah baru yang membanggakan para pendukungnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....