Piala Dunia 2026: Grup D, Profil Timnas Australia
- 07 Jun 2026 10:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Australia memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 dan akan mencatatkan partisipasi keenam secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. Tim berjuluk Socceroos kini membidik pencapaian terbaik sepanjang sejarah dengan menembus perempat final untuk pertama kalinya.
Dirangkum dari laman fifa.com/id pada Sabtu, 6 Juni 2026, keberhasilan Australia lolos ke putaran final tidak terlepas dari peran pelatih Tony Popovic yang mengambil alih tim nasional pada akhir 2024. Mantan bek tangguh Australia itu sukses membawa tim melewati fase akhir kualifikasi setelah menggantikan Graham Arnold.
Popovic bukan sosok asing bagi sepak bola Australia. Ia merupakan bagian penting dari skuad Socceroos yang mencetak sejarah dengan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman, sebelum kemudian meniti karier sukses sebagai pelatih di level klub.
Australia memulai perjalanan kualifikasi zona Asia dengan sangat meyakinkan. Mereka menyapu bersih enam pertandingan di putaran kedua dengan kemenangan dan tidak kebobolan satu gol pun.
Tantangan lebih berat hadir pada putaran ketiga ketika Australia secara mengejutkan kalah 0-1 dari Bahrain di kandang sendiri pada laga pembuka. Hasil imbang melawan Indonesia beberapa hari kemudian menjadi akhir masa jabatan Arnold dan membuka jalan bagi Popovic untuk mengambil alih tim.
Di bawah arahan pelatih baru, performa Socceroos perlahan membaik. Kemenangan penting atas Jepang dengan skor 1-0 di Perth pada Juni 2025 membawa mereka semakin dekat menuju putaran final.
Tiket ke Piala Dunia akhirnya dipastikan melalui kemenangan 2-1 atas Arab Saudi di Jeddah. Gol Connor Metcalfe dan Mitch Duke menjadi penentu keberhasilan Australia mengamankan tempat di Amerika Utara.
Dalam sejarah Piala Dunia, Australia dua kali berhasil melangkah ke babak 16 besar, yakni pada edisi 2006 dan 2022. Namun, pada kedua kesempatan tersebut mereka harus tersingkir secara dramatis dengan selisih satu gol dari tim yang kemudian menjadi juara dunia.
Di Jerman 2006, Australia diperkuat generasi emas yang dihuni pemain-pemain seperti Harry Kewell, Tim Cahill, dan Mark Schwarzer. Perjalanan mereka berakhir menyakitkan setelah gol penalti Francesco Totti pada menit ke-95 membawa Italia menang 1-0 di babak 16 besar.
Prestasi serupa kembali terulang di Qatar 2022 ketika Australia lolos dari fase grup setelah mengalahkan Tunisia dan Denmark. Langkah mereka kemudian dihentikan Argentina dengan skor 2-1, meski tampil memberikan perlawanan sengit terhadap tim yang akhirnya mengangkat trofi juara dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....