Piala Dunia 2026: Grup D, Profil Timnas Amerika Serikat

  • 07 Jun 2026 09:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Amerika Serikat bersiap tampil pada Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Keikutsertaan tersebut menjadi penampilan ke-12 The Stars and Stripes di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.

Dikutip dari laman fifa.com/id pada Sabtu, 6 Juni 2026, Amerika Serikat menargetkan pencapaian yang lebih baik dibandingkan Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, mereka harus mengakhiri perjalanan di babak 16 besar setelah kalah 1-3 dari Belanda.

Harapan besar kini berada di tangan Mauricio Pochettino yang ditunjuk sebagai pelatih kepala pada September 2024. Mantan pelatih Chelsea, Paris Saint-Germain, Tottenham Hotspur, Southampton, dan Espanyol itu diharapkan mampu membawa Amerika Serikat bersaing dengan negara-negara elite dunia.

Penunjukan Pochettino dilakukan setelah berakhirnya periode kedua Gregg Berhalter sebagai pelatih tim nasional. Pengalaman panjang pelatih asal Argentina tersebut di level tertinggi sepak bola Eropa menjadi modal penting bagi skuad Amerika Serikat dalam menghadapi turnamen mendatang.

Status sebagai tuan rumah otomatis mengamankan tempat Amerika Serikat di putaran final Piala Dunia 2026 yang akan diikuti 48 tim. Ini merupakan kali kedua mereka menjadi tuan rumah setelah sebelumnya sukses menggelar turnamen edisi 1994.

Pada Piala Dunia 1994, Amerika Serikat berhasil melaju hingga babak 16 besar sebelum dihentikan Brasil dengan skor tipis 0-1. Menariknya, Brasil kemudian keluar sebagai juara dunia pada edisi tersebut.

Pencapaian terbaik Amerika Serikat dalam sejarah Piala Dunia terjadi pada edisi perdana tahun 1930 di Uruguay. Mereka berhasil menjuarai grup setelah mengalahkan Paraguay dan Belgia dengan skor identik 3-0 sebelum langkahnya terhenti di semifinal akibat kekalahan 1-6 dari Argentina.

Pada Piala Dunia 2022, Amerika Serikat menunjukkan performa cukup menjanjikan dengan lolos dari fase grup tanpa mengalami kekalahan. Hasil imbang melawan Wales dan Inggris serta kemenangan atas Iran memastikan mereka melaju ke fase gugur sebelum akhirnya disingkirkan Belanda di babak 16 besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....