Piala Dunia 2026: Grup C, Profil Timnas Haiti

  • 07 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Haiti memastikan diri tampil di Piala Dunia 2026 setelah sukses melewati babak kualifikasi zona Concacaf. Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang selama 52 tahun sejak penampilan satu-satunya mereka di putaran final pada 1974.

Dikutip dari laman fifa.com/id pada Sabtu, 6 Juni 2026, tim berjuluk Les Grenadiers tampil konsisten sepanjang kualifikasi dan berhasil mengamankan tiket ke turnamen yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Mereka menunjukkan perkembangan signifikan di bawah arahan pelatih asal Prancis, Sebastien Migne.

Migne yang ditunjuk pada Maret 2024 langsung membawa perubahan positif bagi tim nasional Haiti. Pelatih berpengalaman itu sebelumnya pernah menangani sejumlah negara di Afrika dan sukses membawa Kenya lolos ke Piala Afrika 2019 setelah penantian selama 15 tahun.

Saat diperkenalkan sebagai pelatih Haiti, Migne menegaskan ambisinya untuk membawa tim kembali ke panggung sepak bola dunia. Ia menyebut Haiti memiliki tradisi sepak bola yang kuat dan target utama tim adalah menulis sejarah baru dengan lolos ke Piala Dunia.

Pada putaran kedua kualifikasi Concacaf, Haiti finis sebagai runner-up Grup C di belakang Curacao. Mereka mengoleksi tiga kemenangan dari empat pertandingan, dengan satu-satunya kekalahan terjadi saat tumbang 1-5 dari Curacao.

Performa Haiti semakin impresif pada putaran ketiga yang mempertemukan mereka dengan Kosta Rika, Honduras, dan Nikaragua. Meski kalah 0-3 saat bertandang ke Honduras, mereka mampu meraih empat poin dari dua pertemuan melawan Kosta Rika dan akhirnya keluar sebagai juara grup.

Hasil imbang tanpa gol antara Kosta Rika dan Honduras turut membantu langkah Haiti menuju putaran final. Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sempurna melalui kemenangan 2-0 atas Nikaragua yang memastikan mereka kembali ke panggung Piala Dunia setelah lebih dari setengah abad.

Satu-satunya penampilan Haiti di Piala Dunia sebelumnya terjadi pada edisi 1974 di Jerman Barat. Saat itu mereka lolos setelah menjuarai Kejuaraan Concacaf 1973 yang digelar di Port-au-Prince dan sekaligus berfungsi sebagai turnamen kualifikasi Piala Dunia.

Pada Piala Dunia 1974, Haiti tergabung di grup berat bersama Italia, Polandia, dan Argentina. Meski menelan tiga kekalahan beruntun, mereka tetap meninggalkan catatan bersejarah melalui dua gol yang dicetak Emmanuel Sanon, yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu ikon terbesar sepak bola Haiti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....