Pengamat: Prediksi Final Ideal Piala Dunia 2026 Spanyol Melawan Argentina
- 25 Mei 2026 23:35 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Program Deep Talk RRI Bengkulu, Senin 25 Mei 2026 membahas peta kekuatan antar benua dalam ajang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dialog menghadirkan pelatih Bengkulu Raya FC sekaligus pengamat sepak bola, Audi Rachmat, yang menilai persaingan kali ini akan berlangsung lebih merata karena perkembangan taktik sepak bola dunia semakin maju.
Dalam dialog tersebut, Audi menyebut Eropa dan Amerika Selatan masih menjadi favorit juara dunia berdasarkan kualitas pemain, pengalaman, dan ranking FIFA. Menurutnya, negara seperti Spanyol, Prancis, Argentina, dan Brasil tetap menjadi kekuatan utama, meskipun peluang kejutan dari Asia dan Afrika juga terbuka lebar pada turnamen dengan format 48 peserta tersebut.
Audi mengatakan sepak bola modern kini tidak lagi hanya mengandalkan permainan menyerang, melainkan lebih pragmatis dengan fokus pada efektivitas dan kemenangan. Ia menilai banyak pemain Asia dan Afrika yang berkembang pesat karena tampil rutin di kompetisi Eropa sehingga kualitas permainan antar benua mulai semakin seimbang.
Untuk kawasan Asia, Audi menjagokan Jepang sebagai tim paling siap bersaing hingga babak gugur karena memiliki sistem pembinaan yang kuat dan banyak pemain yang berkarier di liga-liga Eropa. Selain Jepang, ia menyebut Uzbekistan berpotensi menjadi kuda hitam dan mampu lolos hingga babak 16 besar pada penampilan perdananya di Piala Dunia.
Sementara di Afrika, Audi menilai Maroko menjadi tim paling menjanjikan dibanding negara lain seperti Senegal, Pantai Gading, maupun Ghana. Menurutnya, kedalaman skuad dan pengalaman pemain Maroko di kompetisi elite Eropa menjadi modal penting untuk bersaing hingga fase perempat final atau lebih jauh.
Pada zona Amerika Selatan, Audi tetap menempatkan Argentina, Brasil, Uruguay, dan Kolombia sebagai tim unggulan. Namun ia mengingatkan bahwa status juara bertahan bisa menjadi beban tersendiri bagi Argentina, seperti yang pernah dialami Prancis pada edisi sebelumnya ketika gagal mempertahankan performa terbaik setelah menjadi juara dunia.
Audi juga menyoroti menurunnya prestasi Italia yang kembali gagal tampil di Piala Dunia. Ia menilai salah satu penyebabnya adalah minimnya kepercayaan klub-klub Italia terhadap pemain muda sehingga regenerasi berjalan lambat dibanding negara lain seperti Spanyol atau Prancis yang berani memberi kesempatan kepada talenta muda sejak usia dini.
Menjelang akhir dialog, Audi memprediksi final ideal Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol melawan Argentina. Meski demikian, ia menegaskan turnamen kali ini akan sangat sulit diprediksi karena perkembangan taktik dan kualitas pemain yang semakin merata di seluruh benua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....