Kesiapan Tim Hadapi Format Baru Piala Dunia 2026
- 12 Mei 2026 09:39 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pelatih kawakan asal Bengkulu, M Nasir, menilai perubahan format pada ajang FIFA World Cup 2026 akan menghadirkan tantangan baru bagi seluruh negara peserta. Meski demikian, ia menegaskan perubahan tersebut tidak akan memberikan dampak yang terlalu signifikan terhadap peta kekuatan sepak bola dunia, terutama bagi negara-negara unggulan yang selama ini mendominasi kompetisi internasional.
Diketahui, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta, lebih banyak dibandingkan format sebelumnya yang hanya diikuti 32 tim. Penambahan jumlah peserta tersebut membuat persaingan dipastikan semakin ketat, baik pada fase grup maupun babak gugur.
Menurut M Nasir, format baru ini memang menuntut kesiapan tim yang lebih matang. Terutama dari segi fisik pemain, kedalaman skuad, hingga kemampuan pelatih dalam melakukan rotasi pemain selama turnamen berlangsung.
Ia menjelaskan, dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak dan waktu kompetisi yang lebih panjang, setiap negara harus mampu menjaga konsistensi permainan sejak awal turnamen. Tim yang memiliki stok pemain berkualitas merata dinilai akan lebih diuntungkan dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Meski format berubah, M Nasir menilai negara-negara besar tetap menjadi favorit utama dalam perebutan gelar juara dunia. Ia menyebut beberapa tim kuat seperti France national football team, Spain national football team, Argentina national football team, serta Portugal national football team masih menjadi kandidat terkuat untuk melangkah jauh di turnamen nanti.
Menurutnya, negara-negara tersebut memiliki kualitas pemain yang sangat baik di semua lini, mulai dari penjaga gawang, lini pertahanan, hingga lini serang. Selain itu, pengalaman tampil di turnamen besar juga menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan dalam kompetisi sekelas Piala Dunia.
M Nasir mengatakan, tim-tim besar Eropa dan Amerika Selatan selama ini selalu mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan aturan maupun format kompetisi. Hal itu karena mereka memiliki sistem pembinaan pemain yang sudah mapan serta kompetisi domestik yang sangat kompetitif.
“Format baru memang membuat persaingan lebih terbuka, tetapi tim-tim besar tetap punya peluang paling besar. Ya hal itu karena pengalaman dan kualitas pemain mereka sudah terbukti,” ujarnya, Saat menjadi narasumber dalam Dialog Deep Talk Piala Dunia 2026, di Studio RRI Bengkulu, Senin 11 Mei 2026.
Ia juga menilai format baru Piala Dunia dapat memberikan warna baru dalam persaingan sepak bola dunia. Dengan bertambahnya jumlah peserta, negara-negara yang sebelumnya sulit lolos kini memiliki kesempatan lebih besar untuk tampil di panggung internasional.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat memunculkan kejutan dari tim-tim non unggulan yang memiliki motivasi besar untuk membuktikan kualitas mereka. Kehadiran negara-negara baru di Piala Dunia juga diyakini akan meningkatkan perkembangan sepak bola di berbagai kawasan.
Namun demikian, M Nasir menegaskan bahwa mental bertanding dan pengalaman tetap menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan sebuah tim di turnamen besar. Negara yang mampu menjaga stabilitas permainan serta memiliki kedalaman skuad yang baik diprediksi akan mampu bertahan hingga babak akhir.
Ia berharap seluruh tim peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi perubahan format tersebut. Sehingga pertandingan di Piala Dunia 2026 nantinya tetap berlangsung kompetitif dan menarik disaksikan pecinta sepak bola dunia.
Selain itu, M Nasir juga berharap format baru ini dapat menghadirkan pertandingan yang lebih berkualitas dan memberi kesempatan bagi lebih banyak negara untuk berkembang di level internasional. Menurutnya, semakin banyak negara yang tampil kompetitif akan membuat sepak bola dunia semakin berkembang dan menarik untuk diikuti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....