Statistik Karir MotoGP Antara Pecco dan Marquez
- 20 Jan 2025 20:19 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Sempat diisukan tidak nyaman setelah kedatangan Marc Marquez ke Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia harus rela rekan setimnya berubah, dari Enea Bastianini menjadi Marqueznteh Baby Alien. Dua juara dunia ini kini membela tim yang sama.
Marc Marquez.
Bernama lengkap Marc Marquez Alenta, lahir 17 Februari 1993 di Cervera, Spanyol. Marc Marquez sudah bisa naik motor sejak umur 4 tahun, dan memulai karirnya sejak usia 5 tahun.
Terjun di kejuaraan balap Dunia, memulai debutnya di ajang balap GP 125cc pada tahun 2008 yang kemudian pada tahun 2010 memenangkan gelar juara dunia pertamanya di kelas tersebut. Dua tahun kemudian, Marc Marquez berhasil meraih gelar juara dunia kedua kalinya di kelas Moto2 yang mengantarkannya naik ke kelas MotoGP.
Debut pertamanya di kelas MotoGP 2013 lalu, Marc yang saat itu berusia 20 tahun, 266 hari berhasil meraih juara dunia ke-3 kalinya. Selanjutnya, Marc Marquez secara beruntun terus menyabet gelar juara dunia dari tahun 2013 hingga 2019.
Sepanjang karirnya hingga saat inj Marc telah mengoleksi 8 gelar juara dunia. 6 kali di kelas Motogp, dan 2 kali di kelas 125cc dan Moto2.
Tahun 2020 menjadi tahun yang berat baginya karena mengalami crash dan cedera. Sejak itu ia tampil terseok-seok bersama Honda.
Tahun 2023 ia pindah dari Honda dan dipinang oleh Gresini Racing. Bahkan ia berhasil berada di peringkat tiga musim 2023, sampai akhirnya ia dipinang oleh Ducati Pabrikan.
Francesco Bagnaia.
Lahir di Turin, Italia, pada 14 Januari 1997. Ia sudah membalap sejak usia muda.
Pecco keluar sebagai juara European MiniGP pada 2009. Bakatnya semakin terasah ketika keluar sebagai runner-up pre-GP 125 Mediterranea setahun kemudian.
Bagnaia masuk ke VR46 Riders Academy kemudian melaju ke kelas Moto3 pada 2013, bergabung dengan Team Italia FIM, mengemudikan motor Honda. Namun, musim tersebut, Bagnaia sama sekali tidak mendapatkan poin dari 17 kali membalap.
Berikutnya Bagnaia bergabung dengan Sky Racing Team V46. Kali ini, sang pembalap Italia mesti mengendarai motor KTM.
Kemenangan race pertama Francesco Bagnaia di Moto3 baru terjadi pada musim keempatnya. Saat itu, Pecco sudah memasuki musim kedua bersama Pull & Bear Aspar Mahindra.
Finis di peringkat 4 Moto3 2016, Bagnaia naik tingkat ke Moto2, bersama Sky Racing Team VR46. Bagnaia keluar sebagai kampiun dunia dengan 8 kemenangan dari total 18 balapan yang diikuti.
Pada musim 2019, Bagnaia naik kelas ke MotoGP. Namun untuk menjadi juara dunia baru bisa dirasakan pada tahun 2024 dan 2023. Tahun 2024 ia harus rela melepas gelarnya kepada Jorge Martin, tim Prima Pramac.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....