KPI Ingatkan Publik Bijak Bermedia Sosial

  • 13 Agt 2026 07:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Media sosial membuat informasi menyebar hanya dalam hitungan detik, tetapi tidak semua informasi yang beredar dapat dipercaya. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengingatkan masyarakat agar lebih kritis dan melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi.

Informasi yang tampak meyakinkan belum tentu menggambarkan kejadian sebenarnya, terutama ketika video lama atau potongan konten kembali beredar seolah-olah merupakan peristiwa terkini. Kondisi ini dapat memicu kesalahpahaman hingga keresahan apabila masyarakat langsung membagikannya tanpa memastikan kebenarannya.

Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso, menyampaikan bahwa informasi yang akurat dan layak merupakan hak publik. Di tengah derasnya arus informasi dari berbagai platform digital, kemampuan memilah sumber menjadi semakin penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Salah satu langkah sederhana adalah memeriksa waktu pengambilan gambar dan lokasi kejadian, kemudian mencari sumber pertama yang menyebarkan informasi tersebut. Masyarakat juga dapat membandingkannya dengan pemberitaan dari media kredibel serta tidak hanya berpegang pada judul atau potongan video.

Media penyiaran seperti televisi dan radio memiliki aturan serta standar penyiaran yang harus dipatuhi, termasuk pengawasan oleh KPI sesuai kewenangannya. Karena itu, pemberitaan dari media kredibel dapat menjadi salah satu rujukan ketika masyarakat menemukan informasi yang meragukan di media sosial.

Sikap kritis bukan berarti harus mencurigai setiap informasi yang muncul, melainkan membiasakan diri untuk berhenti sejenak sebelum percaya dan membagikannya. Dengan memeriksa sumber, waktu, lokasi, serta membandingkan informasi dari beberapa sumber tepercaya, masyarakat dapat membantu mengurangi penyebaran disinformasi.

Pada akhirnya, menjadi pengguna media sosial yang bijak juga berarti memiliki tanggung jawab terhadap informasi yang ikut disebarkan. Pastikan informasinya benar, cek sumbernya, lalu bagikan jika memang bermanfaat agar ruang digital tetap menjadi tempat memperoleh informasi yang akurat dan tidak menimbulkan keresahan.

Sumber: Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), instagram @indonesiago.id & @infopublik.id

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....