Koperasi Desa Dorong Kemandirian Ekonomi

  • 18 Mei 2026 10:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimisme terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor baru penggerak ekonomi desa. Program ini diyakini mampu memperkuat kemandirian desa dalam mengelola potensi lokal dan memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang digelar di Kabupaten Nganjuk, Presiden menegaskan pentingnya kemandirian desa. Ia menyebut koperasi sebagai fondasi agar desa tidak lagi bergantung pada pihak luar.

Menurut Presiden, berbagai persoalan klasik petani seperti akses pupuk, permodalan, dan distribusi hasil panen masih menjadi hambatan utama. Kondisi tersebut sering menyebabkan hasil panen tidak terserap pasar secara optimal bahkan mengalami kerusakan.

Presiden juga mengungkapkan keluhan petani yang kesulitan menjual hasil pertanian meskipun memiliki kualitas unggul. Hal ini terjadi karena keterbatasan akses distribusi, terutama di wilayah yang terpencil.

Kehadiran KDKMP dinilai menjadi solusi nyata karena koperasi akan memiliki sarana distribusi sendiri seperti truk dan kendaraan angkut. Dengan fasilitas tersebut, petani dapat menyalurkan hasil panen langsung ke pasar yang diinginkan tanpa ketergantungan pihak lain.

Selain distribusi, koperasi juga akan berfungsi sebagai pusat layanan ekonomi desa yang menyediakan berbagai kebutuhan. Layanan tersebut mencakup penyaluran sembako, pupuk bersubsidi, kredit murah, hingga obat-obatan dengan harga terjangkau.

Dikutip dari laman komdigi.go.id pada Senin, 18 Mei 2026, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan koperasi dalam skala besar hingga puluhan ribu unit. Upaya ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis desa sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalam menghadirkan terobosan besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....