Kerjasama BGN dan BPS, Ukur Dampak Program MBG

  • 07 Nov 2025 10:31 WIB
  •  Bengkulu

KBRN, Bengkulu: Badan Gizi Nasional (BGN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menjalin kerja sama untuk mengukur dampak penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Kolaborasi ini dinilai penting karena hasil survei bersama tersebut akan memberikan gambaran nyata mengenai pengaruh program MBG di tengah masyarakat.

Dikutip dari Siaran Pers BGN pada Kamis (6/11/2025) Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan pada 6 Januari mendatang program MBG akan genap berusia satu tahun. Ia berharap BPS dapat menampilkan data menarik yang menunjukkan sejauh mana program tersebut berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyambut baik ajakan kerja sama tersebut. Sebagai lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden, BPS berkomitmen menyediakan data yang akurat untuk mendukung kebijakan publik dan pembangunan nasional.

Selain mengukur dampak ekonomi, BGN juga mengajak BPS untuk membangun sistem statistik terpadu yang mencatat perkembangan siswa penerima manfaat MBG. Sistem ini nantinya akan memuat data penting seperti tingkat kehadiran, berat badan, dan tinggi badan siswa di seluruh wilayah penerima program.

Amalia menyetujui pentingnya data tersebut untuk menilai keberhasilan pelaksanaan program MBG. Ia berharap BGN dapat berbagi data lokasi dapur MBG agar bisa diintegrasikan dengan data kemiskinan dan pendidikan nasional untuk analisis yang lebih komprehensif.

Sebagai bentuk komitmen, Nanik menegaskan bahwa BGN akan membuka akses terhadap data SPPG-SPPG atau dapur MBG serta daftar sekolah penerima manfaat. Ia menutup pertemuan dengan optimisme bahwa kerja sama ini akan memperkuat sinergi antarinstansi demi kepentingan bangsa dan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....