Mentan Pastikan Stok Beras Melimpah, Tanpa Impor
- 17 Sep 2025 11:30 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, meninjau langsung pelaksanaan jual beli pedagang dan pembeli di Pasar Panorama Bengkulu pada Rabu, (17/9/2025).
Dalam kunjungannya, Mentan turut didampingi Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Direktur Utama Bulog RI Mayjend TNI Ahmad Rizal Ramdani, Wakil Gubernur Bengkulu H. Mian, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, serta sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, menjadi bagian dari rangkaian kerja di Provinsi Bengkulu yang berfokus pada ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan stok beras nasional sangat aman hingga Desember 2025 tanpa perlu impor.
“Kita siapkan 1,3 juta ton beras untuk operasi pasar di seluruh Indonesia, sesuai arahan Presiden. Stok kita melimpah, dan sampai detik ini kita tidak impor beras. Ini prestasi petani Indonesia sekaligus kebijakan besar Presiden,” ujar Mentan yang sempat berdialog dengan pedagang dan meninjau langsung kondisi harga pangan di pasar tradisional terbesar di Kota Bengkulu.
Ia menegaskan, capaian ini sangat penting karena mampu menjaga stabilitas harga pangan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada bulan lalu tercatat turun dari 2,37% menjadi 2,31%, dengan sektor pangan berkontribusi besar dalam menekan inflasi.
Mentan juga menyinggung harga komoditas lain seperti cabai dan ayam. Menurutnya, pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar petani, peternak, maupun konsumen sama-sama merasakan keadilan.
“Cabai memang sempat tinggi, ayam juga pernah anjlok hingga Rp18 ribu per kilogram. Sekarang naik ke Rp40 ribu. Itu bagian dari fluktuasi pasar. Yang terpenting pemerintah hadir menjaga keseimbangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen melanjutkan intensifikasi dan transformasi pertanian menuju modernisasi. Dengan langkah ini, Indonesia optimistis mampu mewujudkan swasembada beras dan menghemat devisa hingga ratusan triliun rupiah.
“Bayangkan, dua tahun terakhir kita bisa hemat hampir Rp100 triliun karena tidak impor. Doakan tahun ini kita benar-benar swasembada,” pungkas Mentan.
Selain meninjau pasar, Kementerian Pertanian juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah kecamatan di Bengkulu sebagai upaya konkret menjaga keterjangkauan harga sekaligus mendukung produktivitas pangan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....