Komdigi Dukung Pengembangan Program Sekolah Rakyat
- 28 Agt 2025 16:13 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan Program Sekolah Rakyat yang merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilai sebagai wujud nyata integrasi antara pendidikan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan.
Dari Siaran Pers Komdigi pada Kamis (28/8/2025), Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan bahwa Sekolah Rakyat dibangun dengan tiga prinsip utama yang diarahkan Presiden, yakni memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan mewujudkan hal yang sebelumnya dianggap mustahil. Menurut Saifullah, program ini membuka harapan baru bagi masyarakat yang sebelumnya kehilangan asa.
Menteri Sosial menyatakan, Presiden Prabowo mendorong seluruh jajaran pemerintah untuk lebih peka terhadap kelompok akar rumput yang selama ini tak terdengar suaranya. Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuhnya mimpi-mimpi baru bagi anak-anak dari keluarga miskin dan termarjinalkan.
Sementara Wakil Menteri (Wamen) Komdigi Angga Raka Prabowo menambahkan bahwa Sekolah Rakyat merepresentasikan program pengentasan kemiskinan secara menyeluruh. Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pendidikan anak, tetapi juga memberdayakan orang tua, memperbaiki rumah, dan menjamin akses kesehatan keluarga.
Untuk mendukung kelancaran program, Komdigi berkomitmen memperluas jaringan internet terutama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Wamen Angga menegaskan akan mengidentifikasi lokasi Sekolah Rakyat yang belum memiliki konektivitas agar segera mendapatkan fasilitas internet.
Selain itu, Komdigi juga akan memperkuat komunikasi publik melalui berbagai kanal digital agar masyarakat mengetahui manfaat nyata dari Sekolah Rakyat. Cerita-cerita inspiratif, seperti anak pemulung yang kini bisa belajar di Sekolah Rakyat, akan diangkat sebagai bentuk kampanye program.
Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail menyatakan lima bentuk dukungan digital yang disiapkan: penyediaan jaringan, penguatan komunikasi publik, integrasi platform digital, pelatihan guru, serta pemanfaatan pusat data nasional. Dengan digitalisasi, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi simbol sekolah inklusif dan motor penggerak pengentasan kemiskinan di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....