Sains dan Teknologi Jadi Arah Strategis Pembangunan Nasional
- 08 Agt 2025 14:55 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa sains dan teknologi akan menjadi arah strategis utama pembangunan nasional. Penegasan ini disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2025 di Sasana Budaya Ganesa, Institut Teknologi Bandung, pada Kamis (7/8/2025) lalu.
Konvensi yang berlangsung hingga 9 Agustus 2025 ini diikuti lebih dari 2.200 peserta dari kalangan ilmuwan, akademisi, pelaku industri, diaspora, serta perwakilan kementerian dan BUMN. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi antara ekosistem riset dan dunia usaha dalam menciptakan inovasi nyata.
Dari Siaran Pers Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Jumat (8/8/2025), Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menyatakan bahwa Kemkomdigi siap memperkuat pembangunan talenta digital nasional. Salah satu langkahnya adalah membuka enam program studi baru di STMM ‘MMTC’ Yogyakarta dan memperluas akses pelatihan melalui program Digital Talent Scholarship (DTS).
Meutya menegaskan bahwa dukungan terhadap sains dan teknologi akan terus diperkuat melalui pengembangan sumber daya manusia digital. Ia menambahkan bahwa Kemkomdigi berkomitmen memastikan seluruh masyarakat bisa ikut ambil bagian dalam transformasi digital yang sedang berlangsung.
Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo menutup dengan menekankan pentingnya investasi pada talenta digital untuk masa depan bangsa. Menurutnya, talenta digital yang unggul adalah syarat mutlak untuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....