Cemilan Tradisional , Bipang Padang Guci, Tetap Bertahan Sejak 2018
- 07 Sep 2026 08:13 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kue bipang merupakan makanan ringan tradisional berbahan dasar beras ketan yang diolah hingga kering. Bipang berbentuk kotak dengan tekstur renyah dan dibuat menggunakan campuran gula serta bahan asam.
Pengolah bipang, Uliaya, mengatakan dirinya mulai memproduksi bipang sejak 2018 hingga sekarang. Bahan yang digunakan terdiri dari beras ketan, gula pasir, bahan asam seperti jeruk nipis, serta minyak goreng.
Proses pembuatan diawali dengan mengukus beras ketan hingga matang. Setelah itu, ketan dijemur hingga kering dan didiamkan selama dua malam sebelum digoreng.
“Setelah digoreng, beras ketan diaduk bersama gula dan asam lalu dicetak, proses memasaknya sekitar tiga jam dalam sehari,” ujarnya. Seluruh proses pembuatan masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan tradisional tanpa bantuan mesin.
Produksi bipang dilakukan sesuai kebutuhan dan jumlah pesanan yang diterima. Pesanan biasanya digunakan untuk berbagai acara, seperti pesta pernikahan, akikah, dan arisan.
Bipang dipasarkan di sejumlah pasar pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Selain itu, pesanan juga datang dari luar daerah, seperti Bengkulu, Bintuhan, dan Manna, dengan harga sekitar Rp170 ribu per toples.
Ke depan, produksi bipang diharapkan dapat terus bertahan dan berkembang sebagai salah satu makanan tradisional. Pemasaran yang semakin luas diharapkan membuat bipang lebih dikenal dan tetap diminati masyarakat. (vki)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....