Asinan Kiamboy Semakin Diminati, Penjualan Per Hari mencapai Ratusan Cup
- 27 Agt 2026 16:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Asinan Kiamboy menjadi salah satu kuliner yang tengah ramai diperbincangkan dan diminati masyarakat. Cita rasa yang khas dengan perpaduan rasa segar, asam, manis, dan pedas membuat makanan ini menarik perhatian, terutama setelah banyak diperkenalkan melalui media sosial.
Salah satu pedagang asinan Kiamboy, Adrian, warga Jalan Salak Raya, Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan mulai menekuni usaha tersebut setelah melihat produk yang lebih dahulu dibuat dan dipasarkan menjadi viral di media sosial. Melihat tingginya minat masyarakat, ia kemudian ikut berjualan dengan menyediakan asinan Kiamboy yang berisi potongan buah segar, kuah asinan bercita rasa asam, manis, dan pedas.
Menurut Adrian, dalam sehari jumlah asinan Kiamboy yang terjual mencapai sekitar 200 hingga 300 cup dengan harga mulai dari Rp15.000 per cup. Dari hasil penjualan tersebut, Adrian memperoleh omzet kurang lebih Rp2 juta per hari, tergantung pada jumlah pembeli dan permintaan yang masuk, sementara proses pemasaran dan penjualan juga dilakukan melalui siaran langsung (live streaming) di TikTok dan Instagram.
“Kurang lebih terjual 200-300 cup asinan Kiamboy yang terjual, ada saat ramai itu hari sabtu-minggu itu ramai. Untuk pemasaran lewat media sosial, tiktok dan instagram," ujar Adrian.
Sementara itu, salah seorang pembeli asinan kiamboy, Rinda, warga KM 6,5 Kota Bengkulu, mengaku mengetahui jajanan tersebut melalui FYP (For Your Page/beranda utama) TikTok saat penjual melakukan siaran langsung. Ia tertarik mencobanya karena melihat banyak orang membeli kuliner tersebut dan menilai rasanya enak serta menyegarkan.
“Kalau saya tau jajanan asianan Kiamboy ini pada saat buka tiktok mereka lagi siaran. Saya tertarik karna banyak pembelinya terus jajanan ini juga lagi viral dan saya ingin mencoba nya, untuk rasa nya enak cocok di lidah," katanya.
Jelas Rinda, asinan Kiamboy memiliki rasa yang segar dan cocok dinikmati dalam berbagai suasana, sehingga menarik minat masyarakat untuk mencobanya. Harapannya jajanan ini dapat terus bertahan dan diminati masyarakat, tidak hanya mengikuti tren saat sedang viral, tetapi juga mampu berkembang menjadi kuliner yang tetap dikenal dan memiliki banyak pelanggan. (Yunita UMB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....