Tips Menyimpan Wortel di Kulkas agar Tahan Lama, Tetap Renyah, dan Bernutrisi

  • 29 Jul 2026 13:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Wortel merupakan salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat karena kaya akan vitamin A, serat, dan antioksidan. Namun, penyimpanan yang kurang tepat di dalam kulkas dapat membuat wortel cepat layu, berlendir, bahkan membusuk.

Langkah pertama yang disarankan adalah memotong bagian daun atau tangkai wortel sebelum disimpan. Daun yang masih menempel akan terus menyerap air dari umbi sehingga mempercepat kehilangan kelembapan dan membuat wortel lebih cepat layu.

Setelah itu, simpan wortel dalam kantong plastik berlubang atau wadah tertutup yang tetap menjaga kelembapan, lalu letakkan di laci sayuran (crisper drawer) kulkas. Penelitian menunjukkan bahwa kehilangan kadar air merupakan penyebab utama penurunan kualitas wortel selama penyimpanan, sehingga kelembapan yang tinggi sangat membantu menjaga kesegarannya.

Selain menjaga kelembapan, wortel juga sebaiknya disimpan terpisah dari buah-buahan penghasil gas etilen seperti apel, pisang, dan pir. Paparan gas etilen dapat mempercepat penurunan mutu wortel serta memicu munculnya rasa pahit akibat pembentukan senyawa isocoumarin.

Suhu penyimpanan juga memegang peranan penting dalam memperpanjang umur simpan wortel. Berdasarkan kajian ilmiah dalam Controlled and Modified Atmospheres for Fresh and Fresh-Cut Produce, wortel dapat bertahan selama 6–8 bulan pada suhu sekitar 0–1°C dengan kelembapan relatif 98–100 persen serta bebas dari paparan etilen pada penyimpanan skala pascapanen.

Bagi kebutuhan rumah tangga, menjaga suhu kulkas tetap dingin, tidak mencuci wortel sebelum disimpan kecuali akan segera digunakan, serta memastikan wortel benar-benar kering sebelum masuk ke kulkas merupakan langkah sederhana yang efektif. Kondisi yang terlalu lembap pada permukaan wortel dapat meningkatkan risiko pertumbuhan mikroba dan mempercepat pembusukan.

Dengan menerapkan cara penyimpanan yang benar, wortel dapat tetap renyah, segar, dan kandungan gizinya lebih terjaga untuk waktu yang lebih lama. Berbagai penelitian pascapanen menegaskan bahwa pengendalian suhu, kelembapan, serta menghindari paparan gas etilen merupakan kunci utama dalam mempertahankan kualitas wortel selama penyimpanan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....